Pencurian Hasil Bumi di Rempo Lembor Makin Marak, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025 - 22:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

INFOLABUANBAJO.ID – Kasus pencurian hasil bumi seperti halia, fanili, kemiri, dan porang di lahan milik warga Kampung Rempo, Desa Pondo, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, semakin marak. Warga mendesak pihak kepolisian, khususnya Polsek Lembor dan Polres Manggarai Barat (Mabar), untuk segera mengambil tindakan tegas dengan menyelidiki dan menangkap para pelaku.

Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Warga menyebutkan bahwa pencurian ini telah menyebabkan kerugian finansial yang sangat besar. Sejumlah petani kehilangan hasil panen yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama mereka. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, total kerugian akibat pencurian ini mencapai ratusan juta rupiah.

“Kalau dihitung dari semua hasil bumi yang hilang—halia, fanili, kemiri, dan porang—kerugiannya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Kami sangat terpukul,” ujarnya sambil menahan tangis, Selasa (22/4/2025) sore.

Laporan ke Polisi Belum Ditindaklanjuti

Warga Rempo juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap respons aparat kepolisian yang dinilai lamban dalam menangani laporan mereka.

“Kami sudah lapor ke Polsek Lembor sejak Maret 2025, tapi belum ada tindakan nyata. Kami kecewa karena sampai sekarang pelaku masih bebas,” ungkap salah satu warga lainnya.

Baca Juga:  Upaya Restorative Justice dalam Kasus Andre Kornasen dan Firman Jaya di Manggarai Timur

Mereka berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah tersebut guna mencegah aksi pencurian yang semakin meresahkan.

Pencurian Diduga Terkait Sengketa Lahan

Pencurian hasil bumi di Kampung Rempo ini diduga berkaitan dengan sengketa lahan seluas tiga lingko yang belum terselesaikan antara warga Rempo, Desa Pondo, dan warga Manga, Desa Wae Bangka.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah
Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Terapis Pria di Spa Labuan Bajo Diduga Lecehkan Turis, Ending Kasusnya Bikin Kaget
Uang Puluhan Juta Milik Warga Labuan Bajo Diduga Ditipu KSP Obor Mas, Kasus Sudah 2 Tahun
Meski Kerap Mencaci di Medsos, Oknum Guru di Ruteng Justru Dapat Apresiasi Pastor dan Kepala Sekolah, Netizen Bereaksi
Digerebek di Siang Bolong! Dua Pemuda di Labuan Bajo Tertangkap, Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok
Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WITA

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:21 WITA

Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:43 WITA

Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:27 WITA

Terapis Pria di Spa Labuan Bajo Diduga Lecehkan Turis, Ending Kasusnya Bikin Kaget

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:23 WITA

Uang Puluhan Juta Milik Warga Labuan Bajo Diduga Ditipu KSP Obor Mas, Kasus Sudah 2 Tahun

Berita Terbaru