Ketidakjelasan status kepemilikan lahan ini diyakini memperkeruh situasi dan memicu aksi pencurian. Dalam kondisi sosial yang tidak stabil, kasus pencurian pun semakin sering terjadi dan merugikan masyarakat.
Mobil Pick Up Diduga Terlibat
Warga mengaku melihat kendaraan jenis mobil pick up yang mencurigakan mengangkut hasil bumi dari lokasi milik warga Rempo. Salah satu warga menyebutkan bahwa pada Maret 2025 lalu, mereka melihat sebuah mobil pick up berwarna putih membawa halia dari lahan milik warga Rempo, pada Selasa (22/4/2025) sore, kembali terlihat mobil pick up berwarna hitam mengangkut porang dalam jumlah besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami takut untuk menghadang karena sengketa lahan ini belum selesai dan bisa berujung konflik,” kata salah satu warga.
Masyarakat pun meminta kepolisian untuk menelusuri pemilik kendaraan tersebut dan menyelidiki dugaan keterlibatan dalam pencurian.
Harapan Warga: Rasa Aman dan Keadilan
Warga Rempo berharap pihak kepolisian segera merespons laporan mereka dengan serius dan profesional. Mereka menuntut keadilan atas kerugian yang mereka alami dan meminta agar sengketa lahan diselesaikan secara adil agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan pencurian.
“Kami hidup dari hasil bumi. Kalau terus-menerus dicuri, bagaimana kami bisa hidup? Kami mohon agar aparat segera bertindak,” pinta salah seorang warga.
Mereka juga mengimbau agar semua pihak menahan diri dan tidak memperkeruh situasi, sambil berharap ada solusi damai dan penegakan hukum yang berpihak pada kebenaran.
Keterangan: Artikel ini ditulis berdasarkan wawancara langsung dengan warga, serta informasi yang dihimpun dari lapangan oleh tim Info Labuan Bajo. Untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan narasumber, beberapa nama tidak dicantumkan sesuai dengan kode etik jurnalistik. ***
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2






