Pernikahan Adat Manggarai: Senator Stevi Harman Tunggang Kuda dalam Tradisi Podo ke Kampung Halaman Mario Pranda

- Redaksi

Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernikahan Adat Manggarai: Senator Stevi Harman Tunggang Kuda dalam Tradisi Podo ke Kampung Halaman Mario Pranda

Pernikahan Adat Manggarai: Senator Stevi Harman Tunggang Kuda dalam Tradisi Podo ke Kampung Halaman Mario Pranda

INFOLANUANBAJO.ID — Senator DPD RI Stevi Harman kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar suaminya, Mario Pranda, melalui serangkaian ritual adat Manggarai yang sarat makna dan budaya. Puncak dari rangkaian prosesi ini ditandai dengan tradisi Podo—sebuah upacara adat yang melambangkan penghantaran mempelai perempuan ke kampung halaman suami.

Prosesi Podo berlangsung dengan khidmat namun meriah ketika Stevi Harman, mengenakan pakaian adat lengkap, menunggang kuda saat memasuki kampung Pogo, Desa Wewa, Welak, Manggarai Barat—kampung asal Mario Pranda. Ia disambut oleh keluarga besar Mario yang telah menanti di gerbang kampung, sementara keluarga Stevi turut serta mengantar, menciptakan suasana haru dan penuh makna kekeluargaan.

Sebelumnya, kedua mempelai telah melaksanakan ritus adat Wagal di kampung halaman Stevi, Lukup, Desa Renda, Kecamatan Satar Mese Utara, Manggarai. Ritus ini menjadi bagian penting dalam pernikahan adat Manggarai, menandai ikatan resmi antara kedua keluarga besar.

Untuk memeriahkan acara, digelar pula pentas tarian Caci yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Juli 2025, di Natas Lukup, Kampung Lukup. Tarian tradisional ini disaksikan oleh keluarga besar kedua mempelai serta para tamu undangan, termasuk Benny K. Harman (BKH) dan istrinya Maria Goreti Ernawati, yang merupakan orang tua dari Stevi Harman. Bahkan Mario Pranda ikut ambil bagian dalam pertunjukan ini, menunjukkan keterlibatan emosional dan budaya dalam pernikahan mereka.

Baca Juga:  Sedih, Tangan Anak Praktik di Labuan Bajo Hancur Diduga Kena Baling-Baling Speedboat di Pelabuhan

Tarian Caci, yang dipentaskan dalam rangkaian Cikat Kina Wagal Kaba (penyatuan dua keluarga melalui pernikahan), melibatkan tamu meka landang dari pihak anak wina (laki-laki) dari Gendang Pogo, Manggarai Barat, serta tuan rumah dari pihak anak rona (perempuan) dari Gendang Todo Lukup. Pertunjukan ini menjadi ajang silaturahmi antar keluarga, juga sebagai warisan budaya yang diturunkan dari leluhur.

Di hari kedua pertunjukan, Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit dan Kapolres Manggarai AKBP Hendri Syaputra turut hadir dan melakukan pemukulan simbolis sebagai tanda penghormatan terhadap budaya lokal. Bupati Hery menyampaikan apresiasinya atas pelestarian budaya melalui pesta adat tersebut, seraya berharap tradisi ini terus diwariskan kepada generasi muda.

Berita Terkait

Di Kantor Polisi, Tua Gendang Pela Akui Kerahkan 141 Orang Bongkar dan Bakar Rumah Warga Wae Togo
Jalan Putus Total, Akses Golo Woi–Meda di Cibal Barat Dilaporkan Lumpuh Akibat Hujan Berhari-hari
Hari Kelima Pencarian, Nasib Korban Tenggelam di Tiwu Pa’i Masih Gelap
Api Mengamuk Siang Hari di Ruteng, Rumah Guru Ini Ludes Tinggal Puing
Transparansi Dipertanyakan, Polres Manggarai Barat Dinilai Buruk terhadap Keterbukaan Informasi Publik
Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas
Dugaan Pemicu Kebakaran Dua Kios di Depan SMKN 1 Labuan Bajo
Meski Satu Korban Belum Ditemukan, Usaha Pencarian Korban Tenggelam Kapal KM Putri Sakinah Dihentikan

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:55 WITA

Di Kantor Polisi, Tua Gendang Pela Akui Kerahkan 141 Orang Bongkar dan Bakar Rumah Warga Wae Togo

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:56 WITA

Hari Kelima Pencarian, Nasib Korban Tenggelam di Tiwu Pa’i Masih Gelap

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:29 WITA

Api Mengamuk Siang Hari di Ruteng, Rumah Guru Ini Ludes Tinggal Puing

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:56 WITA

Transparansi Dipertanyakan, Polres Manggarai Barat Dinilai Buruk terhadap Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:31 WITA

Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas

Berita Terbaru