INFOLABUANBAJO.ID – Gelombang penolakan rencana pembangunan vila di Pulau Padar menggema di Labuan Bajo. Di tengah aksi damai Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD) Manggarai Barat, Selasa 2 September 2025, suara Matheus Siagian, pelaku pariwisata lokal, menjadi salah satu yang paling lantang. Dengan nada tegas, Matheus menyoroti bahaya privatisasi Pulau Padar, sebuah pulau yang ia sebut sebagai “destinasi pariwisata paling indah dan paling bagus” milik Manggarai Barat, bahkan Indonesia.
Matheus Siagian tidak sendirian. Ia mewarisi semangat perjuangan sang ayah, Wali Siagian, salah seorang penyelam pertama di Taman Nasional Komodo, yang sejak dulu menolak perambahan alam di kawasan konservasi. “Ajaran dari bapak saya dulu itu sampai sekarang saya pegang teguh, Taman Nasional itu jangan dirubah, jangan disentuh manusia, biarkan alamnya apa adanya,” ujar Matheus kepada wartawan usai demonstrasi.
Menurut Matheus, keindahan dan keunikan alam Taman Nasional Komodo adalah daya tarik utama bagi wisatawan. Pembangunan vila dan hotel di Pulau Padar, alih-alih meningkatkan pariwisata, justru akan “membunuh nilai spesialnya.” Ia secara gamblang menyebut nama-nama besar seperti Setya Novanto dan Tomi Winata, serta “Yanto” yang diduga terlibat dalam rencana investasi tersebut. “Kalau kalian mau investasi, investasilah di tempat yang wajar, tempat yang biasa orang lain lakukan investasi yakni di Labuan Bajo, jangan Taman Nasional itu diganggu,” desaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi damai yang dimulai pukul 09.30 Wita dari Pasar Baru Labuan Bajo menuju Kantor Bupati Manggarai Barat dan dilanjutkan ke Kantor DPRD ini adalah manifestasi kegelisahan kolektif masyarakat. Spanduk-spanduk penolakan pembangunan ratusan unit vila di Pulau Padar membentang, menegaskan bahwa pulau tersebut adalah “zona merah konservasi” yang wajib dijaga sesuai penegasan UNESCO. “Kalau pemerintah masih memberi izin, artinya mereka lebih berpihak pada investor ketimbang rakyat sendiri,” tukas Bernadus Barat Daya, Pegiat Sosial Politik dan Lingkungan Hidup, yang turut dalam aksi.
Penulis : Fons Abun
Sumber Berita: infolabuanbajo.id
Halaman : 1 2 Selanjutnya






