Ia mengaku belum bisa memastikan penyebab kematian Vian karena baru menerima informasi tersebut. “Kami dapat kabar pagi ini. Sampai sekarang, kami belum mengetahui penyebab pastinya,” ujarnya.
Eda menambahkan, Vian dikenal aktif dalam gerakan penolakan pembangunan geotermal di wilayah NTT. Meski demikian, menurutnya, KOPI selama ini belum melakukan aksi besar, melainkan masih fokus pada kegiatan pendidikan dan peningkatan kapasitas anak muda.
“Secara organisasi, kami belum sampai pada aksi-aksi besar. Namun tentu saja, dari foto yang beredar, kondisi kematiannya menimbulkan tanda tanya bagi kami. Hal ini akan kami bahas lebih lanjut di internal organisasi,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab kematian aktivis muda tersebut. ***
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







