Serangan ini langsung memicu gelombang reaksi. Wali Kota Minneapolis Jacob Frey menekankan agar tragedi tersebut tidak dijadikan alasan untuk menyerang kelompok tertentu. “Siapa pun yang menggunakan kejadian ini untuk menjelekkan komunitas transgender atau komunitas lain, telah kehilangan sisi kemanusiaannya,” tegasnya.
Presiden Donald Trump menyampaikan belasungkawa mendalam dan memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang. Paus Leo XIV, pemimpin Gereja Katolik asal Amerika, juga menyampaikan duka cita atas korban yang meninggal.
Gubernur Minnesota Tim Walz menyerukan upaya nyata agar tragedi serupa tak kembali terulang. “Tak seorang pun tua maupun muda seharusnya menerima kabar memilukan seperti hari ini,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan catatan Gun Violence Archive, hingga tahun ini tercatat sudah 287 penembakan massal di Amerika Serikat. Tahun sebelumnya, sedikitnya 16.700 orang tewas akibat kekerasan senjata api, di luar kasus bunuh diri.
Insiden ini kembali membuka luka lama publik, mengingat tragedi di Uvalde, Texas, tahun 2022, ketika 19 murid dan dua guru meregang nyawa akibat ditembak seorang remaja bersenjata di sekolah dasar. ***
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2






