Ramai Soal Menpar Widiyanti Minta Air Galon untuk Mandi Saat Kunker di Labuan Bajo, Netizen: Halus Tapi Menusuk

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramai Soal Menpar Widiyanti Minta Air Galon untuk Mandi Saat Kunker di Labuan Bajo, Netizen: Halus Tapi Menusuk

Ramai Soal Menpar Widiyanti Minta Air Galon untuk Mandi Saat Kunker di Labuan Bajo, Netizen: Halus Tapi Menusuk

INFOLABUANBAJO.ID – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana kembali menjadi sorotan publik setelah beredar curhatan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pariwisata yang mengaku kerepotan setiap kali sang menteri melakukan kunjungan kerja.

Dalam unggahan akun Instagram @cabinetcouture_idn, ASN tersebut menyebut bahwa setiap persiapan kunjungan kerja Menpar penuh dengan permintaan khusus yang membuat pegawai geleng-geleng kepala.

“Mau kunjungan aja dia ribetnya ampun-ampunan,” tulis curhatan itu, dikutip Rabu (17/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu kebiasaan yang terungkap adalah permintaan khusus Menpar Widiyanti agar disiapkan air galon untuk mandi ketika berkunjung ke daerah pelosok, termasuk destinasi pariwisata unggulan seperti Labuan Bajo.

“Kalau beliau ke pelosok seperti Bajo, beliau minta siapin air galon buat mandi,” lanjutnya.

Tak hanya itu, sang suami Menpar juga disebut-sebut kerap mencampuri urusan internal di Kementerian Pariwisata. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kemenpar maupun Menpar Widiyanti sendiri belum memberikan klarifikasi resmi.

Baca Juga:  Diduga Dibayar Mafia Tanah, Aksi Premanisme di Labuan Bajo Kian Meresahkan

Respons Netizen: Antara Kritik dan Sindiran

Fenomena ini menuai berbagai komentar warganet, terutama terkait masalah air bersih di Labuan Bajo yang hingga kini masih menjadi persoalan serius.

Baca Juga:  Isu Hoaks Penculikan Anak di Manggarai Raya Picu Keresahan Orang Tua

Akun Facebook Epi Sambo menulis, “Labuan Bajo emang dari dulu kasusnya PAM terus, padahal debit air dari gunung lebih dari cukup. Apa warga harus demo ke rumah bupati dan kepala dinas PAM?”

Akun lain, Tawa Cama Cama, menyindir, “Kota kecil tapi krisis air pakai jadwal pula. Bagaimana kota besar pariwisata seperti Bali nggak pernah krisis air.”

Sementara Stenjo Jerudin justru melihat sisi positif, “Itu menteri yang cerdas, supaya kebutuhan air PAM tetap terpenuhi ketimbang untuk mandi.”

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

PLN Sebut Akan Survei Maret–April Terkait Ratusan Rumah di Macang Pacar yang Belum Dialiri Listrik
Ironi HUT Manggarai Barat ke 23, Ratusan Rumah di Macang Pacar Belum Tersentuh Listrik PLN
Polemik Tak Usai: Bisnis, Tanah, dan Jerat Hukum yang Membelit Nama Pater Marsel Agot di Labuan Bajo
Anak Sekolah Seberangi Jembatan Darurat, Warganet Soroti Ketimpangan Infrastruktur Manggarai Barat
Dedi Mulyadi Terbang ke Maumere, 12 Perempuan Korban TPPO Dipulangkan ke Jabar
Diduga Tertekan Tagihan Koperasi Harian, Petani di Manggarai Ditemukan Tewas Gant*ng Diri
Mini Bus Jurusan Werang-Labuan Bajo Terjun ke Jurang 13 Meter, Begini Penjelasan Polisi
Sikap Tertutup Provinsial SVD Ruteng Picu Spekulasi Publik soal Sengketa Tanah Imam di Labuan Bajo

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:14 WITA

PLN Sebut Akan Survei Maret–April Terkait Ratusan Rumah di Macang Pacar yang Belum Dialiri Listrik

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:11 WITA

Polemik Tak Usai: Bisnis, Tanah, dan Jerat Hukum yang Membelit Nama Pater Marsel Agot di Labuan Bajo

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:27 WITA

Anak Sekolah Seberangi Jembatan Darurat, Warganet Soroti Ketimpangan Infrastruktur Manggarai Barat

Senin, 23 Februari 2026 - 11:42 WITA

Dedi Mulyadi Terbang ke Maumere, 12 Perempuan Korban TPPO Dipulangkan ke Jabar

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:03 WITA

Diduga Tertekan Tagihan Koperasi Harian, Petani di Manggarai Ditemukan Tewas Gant*ng Diri

Berita Terbaru