Ia kemudian kembali ke rumah untuk memberi tahu rekannya, Arkadeus Jebarus (42), sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas.
Tindakan Kepolisian
Kapolsek Satarmese, Iptu Kiki M. Bachsoan, S.Sos, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia bersama tim kepolisian—Aipda Arsel Liunima, Aipda Densirul Siato, Bripka Dance Ledjab, Aipda Dewo Kindu, serta Brigpol Ricard Mandiri—langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korban berjenis kelamin perempuan, diperkirakan berusia sekitar 37 tahun. Identitasnya belum diketahui dan masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Kiki.
Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, sepasang sandal jepit abu-abu bertuliskan “E.S”, serta uang tunai sekitar Rp1 juta.
“Jasad korban sudah dievakuasi ke RSUD Ruteng untuk dilakukan pemeriksaan medis,” tambahnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat segera melapor jika ada anggota keluarga yang hilang.
Identitas Korban Terungkap
Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, korban diduga berasal dari Bonar, Desa Pong Lengor, Kecamatan Rahong Utara. Di media sosial, beberapa akun menyebutkan bahwa Restiana telah menikah dengan seorang pria asal Purang, Rahong Utara, dan dikaruniai dua anak.
Saat ditemukan, jasad korban berada di area semak belukar dalam kondisi membusuk. Posisi tubuh telentang dan kepalanya terpisah dari badan, membuat warga kian terkejut dengan peristiwa mengenaskan tersebut.
Polres Manggarai memastikan penyelidikan akan terus berlanjut hingga penyebab kematian Restiana Tija benar-benar terungkap. ***
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Diantimur.com
Halaman : 1 2






