Sementara itu, Wakil Bupati Fabianus berharap Festival Golo Curu dapat masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kemenparekraf agar dampaknya bisa lebih luas secara nasional.
“Festival Golo Curu harus membawa berkah nyata, baik secara rohani, sosial, ekonomi, maupun ekologis,” tegasnya.
Simbol Kebangkitan yang Masih Perlu Evaluasi
Rangkaian acara juga diramaikan penampilan marching band, tari tradisional Tiba Meka, hingga hiburan malam oleh band lokal dan nasional. Meski begitu, suara publik jelas menunjukkan bahwa euforia festival perlu diimbangi dengan transparansi pengelolaan anggaran, perencanaan jangka panjang, dan evaluasi program pasca-acara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Festival Golo Curu 2025 tetap menjadi simbol kebangkitan budaya dan ekonomi Manggarai. Namun tanpa perubahan paradigma dari sekadar “perayaan tahunan” menjadi “strategi pembangunan pariwisata berkelanjutan”, kritik publik akan terus membayangi langkahnya ke depan. ***
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







