Pihak kepolisian Albania menyampaikan bahwa pelaku sempat melarikan diri setelah melakukan aksinya. Namun, upaya pelarian itu tidak berlangsung lama. Polisi berhasil menangkapnya dan menyita pistol revolver yang diduga digunakan untuk melakukan penembakan.
“Hakim segera dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan akibat luka tembak,” ujar pihak Kepolisian Albania dalam keterangannya.
Selain menembak hakim, pelaku juga melukai dua orang lainnya yang merupakan ayah dan anak, pihak lain yang ikut terlibat dalam kasus sengketa tersebut. Kedua korban luka kini dirawat di rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Insiden penembakan ini mengguncang publik Albania dan menyoroti kembali persoalan keamanan di lingkungan pengadilan. Pihak berwenang kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik aksi penembakan mematikan tersebut.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Halaman : 1 2







