Kronologi Empat Pria di Bone Tertipu Saat Beli Sabu, Isinya Ternyata Garam Dapur

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 01:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kronologi Empat Pria di Bone Tertipu Saat Beli Sabu, Isinya Ternyata Garam Dapur

Kronologi Empat Pria di Bone Tertipu Saat Beli Sabu, Isinya Ternyata Garam Dapur

“Berdasarkan hasil uji laboratorium, kristal bening itu bukan sabu, melainkan garam dapur biasa,” ujar Adityatama.

Temuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keempat pria itu bukan pengedar maupun pengguna narkotika dalam kasus ini.

Dibebaskan, tapi Jadi Pelajaran Pahit

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena hasil laboratorium menunjukkan nihil kandungan narkotika, Polres Bone menyatakan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Keempat pria yang sempat diamankan akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing.

Menurut Iptu Adityatama, kejadian ini menjadi pelajaran penting tentang modus penipuan dalam dunia gelap peredaran narkoba.

Baca Juga:  Di Depan Hakim, Sopir Niko Naput Sebut Haji Ramang dan Syair Ikut Turun ke Lokasi Lahan Kerangan

“Sering kali, pelaku penipuan menjual barang tiruan seperti garam atau tawas dengan kemasan menyerupai sabu untuk menipu pembeli,” jelasnya.

Meski demikian, Polres Bone menegaskan tetap berkomitmen memperketat pengawasan dan penegakan hukum terhadap segala bentuk peredaran narkotika di wilayahnya.

“Kami akan terus memperkuat kegiatan intelijen dan operasi agar Kabupaten Bone tetap bersih dari narkoba,” tegas Adityatama.

Polisi Ingatkan Publik agar Tak Manfaatkan Kasus Ini

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar, mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan peristiwa ini untuk mencari keuntungan pribadi.

Baca Juga:  Beberapa Jam Baru Tiba dari Bali, Dua Pemuda Aniaya "Bapa Kecil" hingga Tewas di Rumah Gendang, Ini Alasan Para Pelaku

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan kasus ini sebagai alat pemerasan terhadap para pihak yang sempat diamankan. Bila ada yang mencoba, segera laporkan ke kepolisian,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi ironi sekaligus pengingat bagi masyarakat: bahwa terlibat dalam transaksi ilegal — apalagi narkoba — selalu berujung pada risiko, bahkan ketika barang yang dibeli ternyata hanya garam dapur biasa. ***

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ini Isi Chat WhatsApp Diduga Hina Wartawan yang Berujung Ibu Guru SD di Ruteng Resmi Dilaporkan ke Polisi
Ibu Guru SD di Ruteng Resmi Dilaporkan ke Polres Manggarai Barat, Diduga Hina Wartawan Lewat WhatsApp
Ibu Guru SD di Ruteng Diduga Hina Wartawan Saat Konfirmasi, Berujung Akan Dilaporkan ke Polisi
Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya
Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:34 WITA

Ini Isi Chat WhatsApp Diduga Hina Wartawan yang Berujung Ibu Guru SD di Ruteng Resmi Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 18 April 2026 - 16:31 WITA

Ibu Guru SD di Ruteng Resmi Dilaporkan ke Polres Manggarai Barat, Diduga Hina Wartawan Lewat WhatsApp

Sabtu, 18 April 2026 - 10:22 WITA

Ibu Guru SD di Ruteng Diduga Hina Wartawan Saat Konfirmasi, Berujung Akan Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 20:50 WITA

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Berita Terbaru