INFOLABUANBAJO.ID – Kasus dugaan rabies kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Seorang pria yang disebut dengan sapaan “Om Saf” dalam unggahan media sosial, dikabarkan meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami gigitan anjing yang diduga terinfeksi rabies di Desa Wejang Mawe, Kecamatan Lamba Leda Timur.
Kabar duka tersebut awalnya ramai dibagikan melalui akun Facebook Hilarius Rudi D’Don, yang menuliskan ucapan belasungkawa disertai unggahan video singkat kondisi korban saat berada di fasilitas kesehatan.
“Selamat Jalan Om Saf… korban gigitan anjing Rabies asal Uwu, Desa Wejang Mawe, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur. #RIP,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab kematian korban. Namun, riwayat gigitan hewan penular rabies (HPR) serta kondisi korban sebelum meninggal menguatkan dugaan tersebut.
Kronologi Singkat yang Beredar
- Korban merupakan warga Desa Wejang Mawe, Kecamatan Lamba Leda Timur.
- Ia mengalami gigitan anjing yang diduga membawa virus rabies.
- Setelah dirawat di fasilitas kesehatan, kondisinya memburuk dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
- Kabar duka menyebar melalui media sosial dan memicu keprihatinan publik.
Kasus Rabies di Manggarai Timur Masih Tinggi
Data menunjukkan bahwa Kabupaten Manggarai Timur termasuk wilayah dengan angka gigitan hewan penular rabies yang tinggi.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






