Minta Diantar Melahirkan, Ibu Hamil di NTT Justru Dibacok Suami, Jalani Operasi Sesar dalam Kondisi Kritis

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minta Diantar Melahirkan, Ibu Hamil di NTT Justru Dibacok Suami, Jalani Operasi Sesar dalam Kondisi Kritis (Gambar Ilustrasi)

Minta Diantar Melahirkan, Ibu Hamil di NTT Justru Dibacok Suami, Jalani Operasi Sesar dalam Kondisi Kritis (Gambar Ilustrasi)

INFOLABUANBAJO.ID – Seorang ibu rumah tangga bernama Yusnita Bete, 41 tahun, harus menjalani operasi sesar dalam kondisi kritis setelah dibacok suaminya sendiri, Ignas alias Nasuluan, 41 tahun, di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Jumat, 27 Februari 2026, sekitar pukul 17.30 WITA. Peristiwa itu terjadi saat korban meminta diantar ke fasilitas kesehatan karena telah merasakan kontraksi dan tanda-tanda persalinan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Malaka, Inspektur Polisi Satu Dominggus Duran, mengatakan kejadian bermula ketika korban meminta suaminya mengantar ke fasilitas kesehatan terdekat untuk melahirkan. Namun, pelaku yang baru tiba dari Kota Kupang setelah menjual pisang menolak permintaan tersebut dan meminta korban menunda hingga keesokan hari.

Baca Juga:  Sistem Hukum di Amerika Serikat: Struktur, Prinsip, dan Cara Kerjanya

Korban yang tidak sanggup menahan rasa sakit terus mendesak suaminya. Situasi itu diduga memicu emosi pelaku hingga akhirnya mengambil parang dan menebas korban. “Korban berusaha menangkis dengan tangan kiri, namun mengalami luka menganga dan kehilangan banyak darah,” kata Dominggus, Sabtu, 28 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai dibacok, korban melarikan diri dan mencari pertolongan di Pos Pengamanan TNI Angkatan Darat yang berada tidak jauh dari rumahnya di Dusun Raisikun I, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur. Anggota TNI kemudian membawa korban ke Puskesmas Namfalus Motamasin. Karena kondisi korban kritis, tenaga medis merujuknya ke Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun.

Baca Juga:  Sosok yang Diduga Fani, Mahasiswi yang Jual Anak Bapak Kos Untuk Mantan Kapolres Ngada

Di rumah sakit tersebut, Yusnita menjalani dua tindakan operasi sekaligus, yakni operasi sesar untuk menyelamatkan bayi yang dikandungnya dan operasi untuk menangani luka bacok di tangan kiri. Bayi korban dilaporkan lahir dalam kondisi sehat, sementara korban masih menjalani perawatan intensif.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ibu Guru SD di Ruteng Resmi Dilaporkan ke Polres Manggarai Barat, Diduga Hina Wartawan Lewat WhatsApp
Ibu Guru SD di Ruteng Diduga Hina Wartawan Saat Konfirmasi, Berujung Akan Dilaporkan ke Polisi
Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya
Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:31 WITA

Ibu Guru SD di Ruteng Resmi Dilaporkan ke Polres Manggarai Barat, Diduga Hina Wartawan Lewat WhatsApp

Sabtu, 18 April 2026 - 10:22 WITA

Ibu Guru SD di Ruteng Diduga Hina Wartawan Saat Konfirmasi, Berujung Akan Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 20:50 WITA

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Berita Terbaru