Kepala Satuan Pengamanan Objek Vital (Kasat Pamobvit) Polres Manggarai Barat, IPTU Abnel Tamonob, mengatakan proses evakuasi berlangsung cepat setelah laporan diterima. “Begitu mendapat informasi, personel langsung bergerak ke lokasi. Sekira pukul 14.30 Wita, korban berhasil diangkat dari dasar air dalam kondisi tidak sadarkan diri,” ujarnya.
Korban kemudian dilarikan ke RS Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan medis. Tim medis sempat melakukan upaya resusitasi selama hampir satu jam. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.15 Wita.
Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di rumah sakit sambil menunggu koordinasi dengan pihak keluarga untuk proses pemulangan ke kampung halaman di Ende.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko aktivitas di area pelabuhan. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan berbahaya, terutama saat proses bongkar muat berlangsung.
“Kami mengimbau seluruh penumpang dan pekerja untuk mematuhi aturan keselamatan. Jangan berenang atau melompat ke laut di area dermaga, karena arus dan kondisi bawah laut di sekitar pelabuhan sulit diprediksi,” kata Abnel.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2






