Pater Marsel Agot Diduga Pimpin Massa Bawa Parang Masuki Lahan Sengketa di Labuan Bajo: Bilang Biar Kita Mati Disini

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Marsel Agot Diduga Pimpin Massa Bawa Parang Masuki Lahan Sengketa di Labuan Bajo: Bilang Biar Kita Mati Disini

Pater Marsel Agot Diduga Pimpin Massa Bawa Parang Masuki Lahan Sengketa di Labuan Bajo: Bilang Biar Kita Mati Disini

INFOLABUANBAJO.ID — Seorang imam Katolik, Pater Marsel Agot, diduga memimpin puluhan orang bersenjata parang memasuki lahan yang diklaim milik Alosius Oba di kawasan Batu Gosok, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 27 Januari 2026.

Informasi tersebut disampaikan Mansur, salah satu penjaga lahan Alosius Oba. Ia mengatakan sekitar 20 orang datang bersama Pater Marsel dan masuk ke area lahan dalam satu rombongan. “Mereka ada yang membawa parang,” kata Mansur kepada wartawan usai kejadian.

Menurut Mansur, kehadiran massa tersebut membuat penjaga lahan ketakutan dan memilih meninggalkan lokasi. Ia mengaku Pater Marsel sempat melontarkan pernyataan bernada ancaman. “Pater bilang, biar kita mati di sini,” ujarnya.

Mansur menyebut rombongan itu datang menggunakan truk dan jumlahnya dinilai terlalu banyak untuk dihadapi oleh para penjaga. “Itu sudah masuk wilayah orang untuk berperang. Kami takut dan memilih pulang,” katanya.

Media ini masih berusaha untuk mengonfirmasi langsung kepada Pater Marsel Agot terkait tudingan pengerahan massa dan dugaan intimidasi tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum berhasil dimintai tanggapan.

Baca Juga:  Dicari Untuk Lanjutkan Tugas, Oknum Polisi di NTT Kepergok Sedang Satu Ranjang dengan Polwan Cantik di Hotel

Pemilik lahan, Alosius Oba, menyatakan bahwa tindakan Pater Marsel bukan kali pertama terjadi. Ia mengaku sering merasa terganggu oleh kehadiran imam tersebut di atas lahannya. “Saya heran, dia seorang imam, tapi kenapa sering masuk dan ganggu tanah orang?” kata Alo Oba dengan nada kecewa.
Alo mengatakan akan melaporkan persoalan ini kepada otoritas gereja jika tindakan serupa terus berulang. “Rasa hormat saya kepada beliau sudah hilang,” ujarnya.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah
PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat
Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat
Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT
Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo
Tangis Warga Pecah di Rana Mese, Siswa SD Tenggelam Belum Ditemukan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WITA

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:54 WITA

PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30 WITA

Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:34 WITA

Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:38 WITA

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT

Berita Terbaru