Kisah Pilu Bayi Hasil Perselingkuhan Oknum ASN di Labuan Bajo: Ibunya Sudah Punya Tunangan

- Redaksi

Sabtu, 22 Juni 2024 - 14:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

INFOLABUANBAJO.ID — Kisah pilu seorang bayi yang terlahir dari hasil hubungan gelap antara seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisal Don M dengan seorang perempuan yang sudah bertunangan menjadi sorotan publik di Labuan Bajo.

Bayi mungil hasil hubungan gelap tersebut lahir di salah satu rumah sakit yang di Labuan Bajo pada Kamis 20 Juni 2024 namun tidak selamat.

Informasi yang dihimpun media ini dari sejumlah sumber bahwa Don M telah menjalani hubungan gelap dengan perempuan yang sudah bertunangan ini sudah cukup lama. Hubungan gelap ini pun sudah diketahui banyak pihak, bahkan suami dari selingkuhan Don M.

Don M adalah ASN di Manggarai Barat dan sudah memiliki isteri. Sumber media ini menjelaskan bahwa hubungan gelap Don M dengan perempuan yang sudah bertunangan ini sesungguhnya sudah diendus oleh suami dari si perempuan. Demikian juga Don M, isterinya sudah mencium hubungan gelap suaminya itu.

“Ka’e Don ini kerja di LPSE Mabar,” terang sumber yang meminta namanya dirahasiakan.

Perempuan yang menjadi selingkuhan Don diketahui anak dari mantan Kadis di salah satu dinas di Kabupaten Manggarai Barat berinisial GT.

Dari informasi yang dihimpun, sebelumnya Don M sempat memberikan uang senilai 50 juta kepada selingkuhannya. Hanya belum bisa dipastikan kegunaan dari uang tersebut.

Kemudian, ketika bayi meninggal saat partus, keluarga laki-laki dari tunangan si perempuan meminta lagi 50 juta. Sehingga total uang yang diserahkan oleh Don M kepada selingkuhannya ini senilai 100 juta.

Baca Juga:  CCTV Ungkap Peristiwa Lakalantas Maut di Labuan Bajo: Korban Tewas di Tempat

“Pertamanya mereka minta 50 juta kemudian dikasih oleh Don M ini. Kemudian pas bayinya melahirkan dan meninggal mereka minta lagi 50 juta,” beber sumber media ini.

Untuk memperoleh informasi yang jelas, awak media ini telah berusaha menghubungi Don M. Beberapa kali ditelpon lewat WhatsApp meskipun berdering namun Don M tidak menjawab. Begitu pun pesan WhatsApp yang telah dikirim meski sudah ada keterangan telah dibaca Don M hingga berita ini dimuat belum juga memberi jawaban.

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia
Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah
Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori
Seorang Pria Babak Belur Dikeroyok 4 Orang di Labuan Bajo, Anak Korban Saksikan Ayahnya Dipukul Pakai Kayu
Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin
Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H
Luka di Wajah Bocah Akibat Gigitan Anjing, Ancaman Rabies Masih Mengintai di Manggarai Timur
Eks Karyawan Warung Kuliner di Labuan Bajo Ancam Lapor ke Disnaker, Tegaskan Penjelasan Mantan Majikan Tidak Benar

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:13 WITA

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:32 WITA

Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WITA

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:55 WITA

Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:53 WITA

Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Breaking News

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:06 WITA