Yulti menerangkan, bahwa rapat ini merupakan kegiatan rutin SDM PKH setiap tahun,
“SDM PKH kami ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Maksud dan tujuan kegiatan ini, kami dari Pemerintah dalam hal ini Dinsos P3A Kabupaten Manggarai Barat ingin mengetahui sejauh mana persoalan-persoalan yang dihadapi oleh SDM PKH kami pada saat melaksanakan kegiatan pendampingan PKH di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat, pada wilayah dampingan karena setiap pendamping bisa mendampingi lebih dari satu desa tergantung jumlah KPM. Dari 169 Desa dan Kelurahan di Manggarai Barat, pendamping kami hanya 79 orang. Seharusnya setiap Desa itu mempunyai satu pendamping,” ungkapnya
Kegiatan evaluasi ini kata Yulti bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan dan persoalan ya g dihadapi oleh SDM PKH di lapangan,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami hanya mau mengevaluasi dan memantau sejauh mana kinerja mereka untk semester satu tahun 2024. Ternyata dari hasil evaluasi kami hari ini di temukan persoalan yang ada di lapangan seperti keterlambatan pengambilan atau pencairan uang itu yang ada di baik melalui rekening Bansos maupun melalui Kantor Pos,” terangnya.
Kepala bidang Perlindungan Sosial dan Bencana ungkap Yulti, juga mengapresiasi kinerja SDM PKH yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai prosedur yang ada.
“Persoalan ini terjadi karena tidak tersampaikan informasi bahwa seperti itu kemudian untuk persoalan yang sering terjadi antara kepala desa dengan pendamping, kepala desa tidak kenal pendamping atau kepala desa tidak tahu jumlah KPM di desanya. Mengatasi hal itu, diharapkan agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah Desa dan melibatkan SDM PKH di desa. Saya selaku Kepala Bidang yang menangani bidang ini memberikan apresiasi atas kinerja dari semua SDM PKH yang telah menjalankan tugasnya sesuai roh dari program ini,” tutup Yulti.
Halaman : 1 2







