Ketiga, menuntut kejaksaan Negeri Labuan Bajo agar segera menetapkan tersangka atas dugaan kasus korupsi dana CSR dari lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) tahun 2021 senilai1.170.665.000 yang dilakukan oleh oknum pejabat lingkup Pemda Manggarai Barat.
Keempat,menuntut tipikor Polres Manggarai Barat dan Kejaksaan Negeri Labuan Bajo agar melakukan penyelidikan atas dugaan tipikor pemotongan 50% upah TKD Manggarai Barat Tahun 2021.
Kelima, menuntut dan mendesak Kejaksaan Negeri Labuan Bajo menyelidiki dan menetapkan tersangka, terduga Pelaku Tindakan Pidana Korupsi Dana Covid-19 Tahun Anggaran 2020/2021 senilai 18 Miliar Rupiah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang mana dana tersebut tidak diberikan kepada Tenaga Kesehatan sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: HK.01.07/MENKES/5673/2021 Tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Covid-19 dalam tempo waktu 1×24 jam terhitung mulai saat ini,” urai Rafael Taher.
Demonstrasi ini dikawal ketat pihak keamanan dari Polres Manggarai Barat.
Pantauab media ini, ratusan personel Polres Manggarai Barat menjaga ketat pintu gerbang Kejaksaan Negeri Manggarai Barat.
Usai menggelar demonstrasi di depan Kantor Kejaksaann Negeri Manggarai Barat, massa demonstran langsung bergeser menuju Mapolres Manggarai Barat.
Di depan Mapolres Manggarai Barat, massa aksi menuntut hal yang sama agar segera mentapkan tersangka untuk sejumlah kasus yang kini masih mandek dalam penuntasannya.
Halaman : 1 2







