INFOLABUANBAJO.ID – Dalam suasana penuh haru dan khidmat di jantung kota Ruteng, momen sakral Jumat Agung kembali dihidupkan melalui Tablo Jalan Salib yang menggugah hati. Sorotan publik tertuju pada satu figur yang menjadi pusat permenungan iman umat: Yesus Kristus. Tahun ini, peran penting tersebut dipercayakan kepada sosok yang rendah hati dan penuh pengabdian, Om Fridus Dado atau akrab disapa Om Ridus, yang berasal dari Paroki St. Fransiskus Asisi Karot, Golo Bilas, wilayah Yeriko dan KBG St. Agustinus.
Mengenakan jubah putih dan membawakan karakter Yesus yang sedang menapaki jalan penderitaan menuju Golgota, Om Fridus tidak hanya memerankan peran itu secara fisik, tetapi juga secara spiritual. Wajahnya penuh kesungguhan, langkahnya berat namun pasti, menggambarkan penderitaan yang dalam namun diselimuti cinta yang besar bagi umat manusia.
Peran sebagai Yesus dalam sebuah Tablo bukanlah sekadar tampil di hadapan publik, tetapi sebuah perutusan rohani. Dibutuhkan kedalaman iman, ketulusan hati, serta kesiapan batin yang tinggi untuk menghidupkan kembali kisah sengsara Kristus secara nyata di tengah masyarakat. Om Fridus menyadari sepenuhnya tanggung jawab itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya bukan sedang berakting,” ungkap Om Fridus saat diwawancarai panitia seusai prosesi. “Saya sedang mencoba menyelami rasa sakit, pengkhianatan, dan pengorbanan Yesus, agar umat bisa merenung dan mengalami kembali kasih Allah yang luar biasa.”
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






