INFOLABUANBAJO.ID — Setiap tahun, menjelang perayaan Paskah, umat Katolik di Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, memperingati Jumat Agung dengan cara yang sangat menyentuh dan penuh makna. Salah satu bentuk peringatan yang paling dinantikan adalah kegiatan tablo sengsara Yesus Kristus — sebuah drama visual yang merekonstruksi secara hidup kisah penyaliban Sang Juru Selamat. Foto di atas memperlihatkan momen dramatis ketika Yesus diangkat ke atas kayu salib, disaksikan oleh para pemeran prajurit Romawi dan warga yang memadati lokasi.
Tablo ini bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi telah menjadi tradisi religius dan budaya yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Manggarai. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan di pelataran gereja atau ruang publik terbuka yang luas agar dapat dinikmati dan direnungkan oleh sebanyak mungkin orang.
Dengan mengenakan kostum lengkap layaknya tentara Romawi, para pemeran menjalankan tiap adegan dengan penuh penghayatan. Mulai dari penangkapan Yesus di taman Getsemani, perjalanan berat menuju Golgota, hingga klimaks pengangkatan salib, semua disusun dan dimainkan dengan cermat. Tidak sedikit warga yang menitikkan air mata menyaksikan penderitaan Yesus yang direpresentasikan dengan begitu nyata dan emosional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







