Masalahnya, sejumlah kabupaten di Flores masih menghadapi kendala serius. Nazib memaparkan, banyak daerah terkendala dalam penyusunan dan legalisasi RDTR, integrasi ke dalam sistem Online Single Submission (OSS), hingga sinkronisasi rencana antar-sektor. “Ini disebabkan hambatan teknis seperti keterbatasan SDM dan data spasial, serta hambatan kelembagaan seperti lemahnya koordinasi,” katanya.
Dampaknya, pelayanan perizinan menjadi tidak maksimal, kepastian hukum untuk investasi kabur, dan pemanfaatan ruang tidak optimal.
Menanggapi hal ini, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyambut baik inisiatif pemerintah pusat. Menurutnya, penetapan Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Prioritas (DSP) bukan hanya untuk kemajuan Manggarai Barat, melainkan untuk seluruh daratan Flores. Ia sepakat bahwa penataan ruang menjadi krusial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masukan dari masyarakat sangat diharapkan agar kenikmatan sektor pariwisata dan lainnya bukan bersifat sesaat, tetapi berkelanjutan,” kata Edi. Ia berharap forum ini menjadi titik awal untuk aksi nyata, bukan sekadar perencanaan di atas kertas. “Yang paling penting adalah aksi nyata untuk mewujudkan sebuah kemajuan dan kesejahteraan.”
Penulis : Fons Abun
Editor : R. Nahal
Halaman : 1 2







