INFOLABUANBAJO.ID – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Manggarai Barat kini semakin terarah. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Manggarai Barat dalam pelaksanaan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin (Catin).
Kerja sama ini tertuang dalam Nota Kesepakatan antara Kemenag dan Pemkab Manggarai Barat dengan Nomor: 1082/Kk.20.16.01/HM.01/IX/2025 dan Nomor: Pem.131/08/MoU/IX/2025.
Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang melibatkan tiga kementerian, yakni Kemenag, Kementerian Kesehatan, dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Edukasi Pra-Nikah Jadi Kunci Pencegahan Stunting
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas P2KB Kabupaten Manggarai Barat, Rafael Guntur, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga sejak sebelum pernikahan berlangsung.
“Peran kami bukan sekadar pendamping teknis, tetapi juga sebagai penggerak edukasi dan perubahan perilaku bagi calon pengantin,” ujar Rafael Guntur kepada Info Labuan Bajo Kamis (23/10/2025) siang.
Dalam kegiatan bimbingan perkawinan, Dinas P2KB memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada calon pengantin. Materinya meliputi pentingnya perencanaan keluarga berkualitas, pemahaman program KB, pencegahan stunting, perencanaan ekonomi keluarga, serta kesehatan reproduksi dan kesiapan mental menjadi orang tua.
Selain edukasi langsung, P2KB juga memanfaatkan aplikasi digital ELSIMIL (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) untuk melakukan pendampingan berbasis data. Melalui sistem ini, kondisi kesehatan calon pengantin dapat dipantau dan didampingi secara berkelanjutan, baik sebelum maupun sesudah menikah.
“Pendampingan berbasis ELSIMIL sangat penting untuk memastikan pasangan muda siap secara fisik dan mental dalam membangun keluarga sehat. Ini langkah awal mencegah lahirnya generasi yang rentan terhadap stunting,” tambah Rafael.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keluarga Berkualitas
Dalam nota kesepakatan tersebut, masing-masing instansi memiliki peran yang saling melengkapi.
Kemenag Manggarai Barat bertanggung jawab memberikan bimbingan perkawinan dari aspek spiritual, moral, dan mental guna memperkuat kesiapan calon pengantin dalam membangun rumah tangga harmonis.
Dinas Kesehatan menangani pemeriksaan kesehatan calon pengantin, termasuk edukasi tentang kesehatan reproduksi, kehamilan, dan pencegahan penyakit menular.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






