Habis Golo Welu–Orong, Terbitlah Irigasi Wae Kaca: Kejari Manggarai Barat Gencar Berantas Korupsi Proyek APBD

- Redaksi

Senin, 15 September 2025 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Habis Golo Welu–Orong, Terbitlah Irigasi Wae Kaca: Kejari Manggarai Barat Gencar Berantas Korupsi Proyek APBD

Habis Golo Welu–Orong, Terbitlah Irigasi Wae Kaca: Kejari Manggarai Barat Gencar Berantas Korupsi Proyek APBD

“Terhadap para tersangka dilakukan penahanan di Rutan Polres Manggarai Barat selama 20 hari, terhitung sejak 9 September 2025,” jelas Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Mabar, Vendy.

Menurut hasil perhitungan, dugaan korupsi pada proyek Golo Welu–Orong mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp1,83 miliar dengan modus operandi pengurangan kualitas dan volume pekerjaan.

Gerakan Bersih-Bersih APBD

Rangkaian penahanan ini menjadi bukti nyata keseriusan Kejari Manggarai Barat dalam membersihkan praktik korupsi pada proyek-proyek pembangunan daerah. Baik pada kasus Golo Welu–Orong maupun Wae Kaca, pola yang muncul serupa: manipulasi pelaksanaan proyek sehingga merugikan negara miliaran rupiah.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, serta Pasal 3 UU Tipikor sebagai subsider.

Baca Juga:  LPPDM Apresiasi Respons Tipikor Polres Manggarai Barat Usut Dugaan Korupsi Dana Banpol NasDem

Dengan langkah beruntun ini, Kejaksaan Negeri Manggarai Barat menegaskan komitmennya untuk mengawal penggunaan anggaran daerah agar benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat, bukan menjadi lahan memperkaya segelintir orang.

Berita Terkait

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya
Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku
Terungkap, Bukan Cuma 1 Kali, Siswi SMP di NTT Ini Diperkosa 4 Kali Sehari oleh 4 Pria Tak Dikenal: Disekap Tanpa Makan, Pelaku Masih Bebas
Modus Tawari Ojek, Aksi Bejat Pria Asal NTT di Bali, Turis China Diperkosa dan Dirampok

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:50 WITA

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 00:44 WITA

Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Berita Terbaru