Kades di Manggarai Barat yang Korupsi untuk Judol Tak Punya Aset-Kerugian Negara Rp650 Juta Tak Bisa Dipulihkan

- Redaksi

Sabtu, 20 September 2025 - 21:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades di Manggarai Barat yang Korupsi untuk Judol Tak Punya Aset-Kerugian Negara Rp650 Juta Tak Bisa Dipulihkan

Kades di Manggarai Barat yang Korupsi untuk Judol Tak Punya Aset-Kerugian Negara Rp650 Juta Tak Bisa Dipulihkan

INFOLABUANBAJO.ID Kasus mencengangkan kembali terungkap di Manggarai Barat. Avensius Galus (43), mantan Kepala Desa Lale, Kecamatan Welak, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah terbukti menyalahgunakan dana desa hingga Rp650.422.405. Ironisnya, uang rakyat itu dihamburkan untuk bermain judi online.

Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat memastikan kerugian keuangan negara dari kasus ini tidak bisa dipulihkan. Pasalnya, AG tidak memiliki aset sama sekali. “Tersangka tidak punya aset, sehingga kerugian sebesar Rp650 juta lebih masih belum bisa dipulihkan,” tegas Kasi Pidsus Kejari Manggarai Barat, Wisnu Sanjaya, Jumat (19/9/2025).

Baca Juga:  Mengejutkan! Presiden Prabowo Beri Amnesti ke Hasto Kristiyanto dan 1.116 Terpidana

Wisnu mengungkapkan, penggunaan dana desa untuk judi online terungkap setelah tim penyidik menelusuri transaksi rekening Bank BRI milik AG. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan bukti adanya aplikasi judi daring yang digunakan. “Saat kita telusuri, benar ditemukan adanya aplikasi judi online yang digunakan tersangka,” jelasnya.

Dalam persidangan, AG mengakui seluruh perbuatannya. Namun pengakuan tersebut tidak mengubah fakta bahwa kerugian negara tidak bisa dikembalikan. Dana yang mestinya dipakai untuk pembangunan desa dan kepentingan masyarakat, habis dilahap meja judi.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya
Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku
Terungkap, Bukan Cuma 1 Kali, Siswi SMP di NTT Ini Diperkosa 4 Kali Sehari oleh 4 Pria Tak Dikenal: Disekap Tanpa Makan, Pelaku Masih Bebas
Modus Tawari Ojek, Aksi Bejat Pria Asal NTT di Bali, Turis China Diperkosa dan Dirampok

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:50 WITA

Tragis! Driver Grab di Labuan Bajo Diserang OTK saat Jemput Penumpang, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 00:44 WITA

Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Berita Terbaru

Pada Senin (14/4/2026), Weng bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI), Don Muzakir, di Gedung Pusat TMI.

Pemerintah

Aksi Nyata Wabup Manggarai Barat Jemput Program Pertanian ke Pusat

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:02 WITA