Kronologi Lengkap Kasus Guru di NTT Aniaya Murid di Halaman Sekolah hingga Tewas

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 07:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kronologi Lengkap Kasus Guru di NTT Aniaya Murid di Halaman Sekolah hingga Tewas

Kronologi Lengkap Kasus Guru di NTT Aniaya Murid di Halaman Sekolah hingga Tewas

INFOLABUANBAJO.ID — Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Seorang guru sekolah dasar, berinisial YN (51), ditangkap polisi karena diduga menganiaya muridnya hingga meninggal dunia. Kasus ini terjadi di SD Inpres One, Desa Poli, Kecamatan Santian, dan dipicu oleh alasan sepele — korban tidak mengikuti latihan upacara serta tidak hadir di sekolah.

Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, membenarkan bahwa YN telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini resmi ditahan di Polres TTS. “Kami tidak akan mentolerir kekerasan terhadap anak, apalagi di lingkungan sekolah,” tegasnya, Senin (13/10/2025).

Awal Kejadian: Dipukul karena Tak Ikut Geladi Upacara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa penganiayaan terjadi pada Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 12.00 Wita di halaman sekolah. Saat itu, YN, guru olahraga SD Inpres One, memanggil RT (10) — siswa kelas IV — bersama sembilan teman sekelasnya. Mereka dipanggil karena tidak mengikuti geladi upacara pada Sabtu dan absen dari sekolah pada hari Minggu.

Baca Juga:  Oknum ASN di Labuan Bajo Diduga Terlibat Pengeroyokan Tukang Galon, Korban Alami Pembengkakan Otak

Dalam kondisi emosi, YN mengambil sebuah batu dan memukul kepala RT sebanyak empat kali. Tidak hanya RT, sembilan siswa lainnya juga ikut dipukul di bagian kepala.
“Peristiwa terjadi di halaman sekolah. Motifnya karena murid-murid tidak ikut latihan upacara,” jelas Kasat Reskrim Polres TTS, AKP I Wayan Pasek Sujana, Senin (13/10/2025).

Kondisi Korban Memburuk Setelah Penganiayaan

Setelah kejadian, RT pulang ke rumah dalam keadaan lemas dan mengeluhkan sakit kepala berat. Keesokan harinya, Sabtu (27/9/2025), ia tak masuk sekolah karena demam tinggi. Kepada bibinya, Sarlina Toh, RT mengaku bahwa kepalanya dipukul menggunakan batu oleh gurunya, YN.

Baca Juga:  Ditinggal Pacar, Perempuan Asal NTT di Bali Nekat Buang Bayi di Tempat Sampah Usai Melahirkan

Beberapa hari kemudian, Senin (29/9/2025), kondisi RT makin parah. Sarlina menemukan benjolan besar di kepala keponakannya. Korban sempat meminta dipijat karena rasa sakit yang tak tertahankan.

Pada Kamis (2/10/2025), suhu tubuh RT meningkat tajam dan ia mulai berbicara tidak jelas. Sarlina bersama kerabatnya, Margarita Tanaem, mencoba merawat korban di rumah karena ia menolak dibawa ke puskesmas. Namun, pada pukul 18.00 Wita hari yang sama, RT meninggal dunia di pangkuan Margarita.
Jenazah korban kemudian dimakamkan pada Minggu (5/10/2025) di pemakaman umum Desa Poli.

Keluarga Laporkan ke Polisi

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah
Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Terapis Pria di Spa Labuan Bajo Diduga Lecehkan Turis, Ending Kasusnya Bikin Kaget
Uang Puluhan Juta Milik Warga Labuan Bajo Diduga Ditipu KSP Obor Mas, Kasus Sudah 2 Tahun
Meski Kerap Mencaci di Medsos, Oknum Guru di Ruteng Justru Dapat Apresiasi Pastor dan Kepala Sekolah, Netizen Bereaksi
Digerebek di Siang Bolong! Dua Pemuda di Labuan Bajo Tertangkap, Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok
Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WITA

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:21 WITA

Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:43 WITA

Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:27 WITA

Terapis Pria di Spa Labuan Bajo Diduga Lecehkan Turis, Ending Kasusnya Bikin Kaget

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:23 WITA

Uang Puluhan Juta Milik Warga Labuan Bajo Diduga Ditipu KSP Obor Mas, Kasus Sudah 2 Tahun

Berita Terbaru