INFOLABUANBAJO.ID — Seorang guru di SDI Lengkong Paje, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, berinisial (SB), menjadi korban pengeroyokan tujuh warga pada Rabu (10/12/2025). Peristiwa kekerasan itu dipicu teguran korban kepada seorang anak SMP yang diduga menyalakan petasan di kandang ayam milik ibunya hingga menyebabkan ayam mati.
Tegur Anak, Guru Didatangi Tujuh Warga
SB menceritakan, sekitar pukul 09.30 WITA ia didatangi beberapa murid SD yang melaporkan soal anak SMP yang bermain petasan di kandang ayam milik ibunya. Menindaklanjuti laporan itu, ia mengejar sekelompok anak yang berjumlah tujuh orang hingga ke bawah Kampung Buntu.
“Saya tanya siapa yang menyalakan petasan di kandang ayam. Anak itu jujur mengaku. Saya tarik kerah bajunya dan tanya dia anak siapa dan dari mana,” kata korban kepada Info Labuan Bajo Jumat 12 Desember 2025 pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Anak yang mengaku bernisial S itu disebut berasal dari Kampung Norang. korban SB mengaku mengancam akan melaporkan kejadian tersebut kepada wali kelas anak itu, namun membantah melakukan pemukulan.
Dikeroyok di Rumah Dinas
Malam hari sekitar pukul 18.30 WITA, enam warga masing-masing berinisial NH, YY, KE, DH, IG, SG — mendatangi kediaman korban di Lengkong Paje. Salah satu di antara mereka adalah orang tua dari anak yang ditegur.
SB mengaku telah menyambut mereka secara adat Manggarai (reis), namun respon mereka justru bernada kasar.
“Mereka tidak jawab reis saya. Orang tua anak itu langsung bicara kasar dalam bahasa Manggarai. Saya bilang saya tidak pukul anak mereka. Tapi mereka tidak percaya dan langsung memukul saya sampai babak belur,” ujar SB.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






