Guru SD di Manggarai Barat Dikeroyok Tujuh Warga Setelah Menegur Anak Main Petasan

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru SD di Manggarai Barat Dikeroyok Tujuh Warga Setelah Menegur Anak Main Petasan

Guru SD di Manggarai Barat Dikeroyok Tujuh Warga Setelah Menegur Anak Main Petasan

INFOLABUANBAJO.ID — Seorang guru di SDI Lengkong Paje, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, berinisial (SB), menjadi korban pengeroyokan tujuh warga pada Rabu (10/12/2025). Peristiwa kekerasan itu dipicu teguran korban kepada seorang anak SMP yang diduga menyalakan petasan di kandang ayam milik ibunya hingga menyebabkan ayam mati.

Tegur Anak, Guru Didatangi Tujuh Warga

SB menceritakan, sekitar pukul 09.30 WITA ia didatangi beberapa murid SD yang melaporkan soal anak SMP yang bermain petasan di kandang ayam milik ibunya. Menindaklanjuti laporan itu, ia mengejar sekelompok anak yang berjumlah tujuh orang hingga ke bawah Kampung Buntu.

Baca Juga:  Dugaan Main Hakim Sendiri di Labuan Bajo, Seorang Perempuan Dipaksa Mengaku Mencuri

“Saya tanya siapa yang menyalakan petasan di kandang ayam. Anak itu jujur mengaku. Saya tarik kerah bajunya dan tanya dia anak siapa dan dari mana,” kata korban kepada Info Labuan Bajo Jumat 12 Desember 2025 pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anak yang mengaku bernisial S itu disebut berasal dari Kampung Norang. korban SB mengaku mengancam akan melaporkan kejadian tersebut kepada wali kelas anak itu, namun membantah melakukan pemukulan.

Dikeroyok di Rumah Dinas

Malam hari sekitar pukul 18.30 WITA, enam warga masing-masing berinisial NH, YY, KE, DH, IG, SG — mendatangi kediaman korban di Lengkong Paje. Salah satu di antara mereka adalah orang tua dari anak yang ditegur.

Baca Juga:  Skandal Oknum Polwan di NTT: Diduga Curi Uang di Salon, Begini Pengakuannya

SB mengaku telah menyambut mereka secara adat Manggarai (reis), namun respon mereka justru bernada kasar.

“Mereka tidak jawab reis saya. Orang tua anak itu langsung bicara kasar dalam bahasa Manggarai. Saya bilang saya tidak pukul anak mereka. Tapi mereka tidak percaya dan langsung memukul saya sampai babak belur,” ujar SB.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku
Terungkap, Bukan Cuma 1 Kali, Siswi SMP di NTT Ini Diperkosa 4 Kali Sehari oleh 4 Pria Tak Dikenal: Disekap Tanpa Makan, Pelaku Masih Bebas
Modus Tawari Ojek, Aksi Bejat Pria Asal NTT di Bali, Turis China Diperkosa dan Dirampok
Sosok Pengacara Yance Mesah Disorot: Pernah Dipidana, Kini Muncul dalam Kasus Tanah di Manggarai Barat

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 00:44 WITA

Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Kamis, 2 April 2026 - 16:13 WITA

Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku

Berita Terbaru