Tak hanya soal dokumen, pengantaran surat juga disebut disertai uang sekitar Rp10 juta yang disebut sebagai “ucapan terima kasih”. Kuasa hukum menilai fakta ini memperkuat dugaan adanya skenario sistematis dalam proses penandatanganan.
Dalton juga meluruskan rumor yang beredar bahwa inisial H adalah anggota DPRD. Ia menegaskan H yang dimaksud merupakan salah satu dari 18 pemilik tanah, bukan legislator.
Kejanggalan lain, dokumen tersebut mencantumkan Tua Golo Lo’ok, padahal wilayah Lo’ok disebut tidak memiliki keterkaitan langsung dengan tanah Nggoer. “Ini semakin menunjukkan proses administrasi yang patut dipertanyakan,” ujar Dalton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sengketa ini berakar pada kesepakatan tahun 2012 untuk menjual tanah warisan seluas 4,2 hektare milik 18 ahli waris. Tiga perwakilan ditunjuk untuk mengurus administrasi dan mencari pembeli. Namun, menurut kuasa hukum, mandat itu diduga disalahgunakan hingga sertifikat terbit atas nama pihak lain.
Mayoritas ahli waris mengaku tak pernah menyetujui penerbitan sertifikat tersebut dan baru mengetahui keberadaan SHM pada awal Januari 2026. “Kalau haknya hanya 4,2 hektare, mengapa bisa terbit 6,2 hektare? Ini yang kami duga sebagai penyimpangan serius,” kata Dalton.
Kuasa hukum menilai perkara ini berpotensi mengandung unsur pidana, mulai dari penipuan, penggelapan, pemalsuan dokumen, hingga dugaan pencucian uang. Pengaduan sebelumnya telah diajukan ke kantor pertanahan setempat pada 2 Februari 2026. Karena belum ada penyelesaian, laporan dilayangkan ke Polda Nusa Tenggara Timur pada 12 Februari 2026.
Saat ini, perkara tersebut disebut tengah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan masih dalam tahap penyelidikan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Manggarai Barat maupun dari oknum polisi berinisial F terkait tudingan tersebut.
Para ahli waris berharap proses hukum berjalan transparan. “Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan. Jangan sampai hak warga hilang karena proses yang tidak terbuka,” ujar Dalton.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







