Ironi Desa Siru: Kades Bangun Kantor Desa Dua Lantai, Warga Masih Berjuang Lewati Jalan Rusak

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ironi Desa Siru: Kades Bangun Kantor Desa Dua Lantai, Sementara Warga Masih Berjuang Lewati Jalan Rusak

Ironi Desa Siru: Kades Bangun Kantor Desa Dua Lantai, Sementara Warga Masih Berjuang Lewati Jalan Rusak

INFOLABUANBAJO.ID — Pembangunan kantor Desa Siru berlantai dua di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, memunculkan ironi pembangunan di tingkat desa. Di satu sisi, pemerintah desa tengah membangun kantor desa baru yang disebut lebih representatif untuk pelayanan publik. Namun di sisi lain, sejumlah wilayah di desa tersebut masih menghadapi persoalan infrastruktur dasar, terutama akses jalan yang rusak parah.

Kritik terhadap proyek pembangunan kantor desa itu datang dari kalangan pemuda setempat. Salah satunya disampaikan Ramli, pemuda Desa Siru yang menilai penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan kantor desa belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan prioritas masyarakat.

Menurut Ramli, kondisi kesejahteraan fisik masyarakat Desa Siru masih jauh dari memadai selama masa pemerintahan desa periode 2018 hingga 2026. Ia menilai dana CSR seharusnya diarahkan pada pembangunan yang lebih berdampak langsung pada kebutuhan dasar warga.

“Desa Siru sesungguhnya belum sejahtera secara fisik selama masa pemerintahan dari 2018 sampai 2026. Anggaran CSR seharusnya diprioritaskan untuk pembangunan yang menyentuh kebutuhan primer dan sekunder masyarakat,” kata Ramli kepada Info Labuan Bajo, Minggu, 8 Maret 2026.

Ia mencontohkan kondisi jalan di wilayah lima anak kampung di Siru Kae yang hingga kini masih memprihatinkan. Jalan penghubung yang menjadi akses utama masyarakat terlihat rusak, berlumpur, dan sulit dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan.

Menurut Ramli, kondisi tersebut menunjukkan pembangunan di desa itu belum sepenuhnya menjangkau kebutuhan dasar masyarakat. Ia bahkan menyebut sebagian wilayah Desa Siru masih menyerupai daerah tertinggal.

Baca Juga:  Warga Manggarai Meninggal Diduga Rabies Usai Digigit Anjing Peliharaan, Tak Pernah Dapat Vaksin!

“Ini salah satu bukti bahwa Desa Siru belum benar-benar merdeka. Jalan menuju lima anak kampung di sebelah Kali masih sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Ia berpendapat, dana CSR yang sebelumnya digelontorkan perusahaan untuk pembangunan kantor desa semestinya dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki akses jalan masyarakat. Menurut dia, dengan anggaran yang disebut mencapai miliaran rupiah, setidaknya pengerasan jalan atau lapisan penetrasi (lapen) dapat dilakukan agar akses warga lebih layak.

“Kalau dana CSR itu difokuskan untuk perbaikan jalan, saya kira kondisi jalan menuju lima anak kampung tidak akan separah sekarang,” kata Ramli.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita
Klarifikasi Emiliana Helni Lewat Kuasa Hukum, Bantah Tuduhan Bunga Tinggi, Berikut Penjelasannya
AWSTAR Bantah Keras Isu Penganiayaan Driver Grab di Labuan Bajo, Sebut Hanya Salah Paham Zonasi
Soal Suruh Jual Diri dan Jual Anak untuk Bayar Utang, Begini Jawaban ASN di Labuan Bajo yang Diduga Pemilik Voice Note Viral
Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit
BREAKING NEWS: Guru SD di Ruteng Berinisial EH Diperiksa Polres Manggarai Barat Terkait Kasus Ini
VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!
Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 10:17 WITA

Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita

Jumat, 24 April 2026 - 11:33 WITA

Klarifikasi Emiliana Helni Lewat Kuasa Hukum, Bantah Tuduhan Bunga Tinggi, Berikut Penjelasannya

Rabu, 22 April 2026 - 20:13 WITA

AWSTAR Bantah Keras Isu Penganiayaan Driver Grab di Labuan Bajo, Sebut Hanya Salah Paham Zonasi

Rabu, 22 April 2026 - 00:24 WITA

Soal Suruh Jual Diri dan Jual Anak untuk Bayar Utang, Begini Jawaban ASN di Labuan Bajo yang Diduga Pemilik Voice Note Viral

Selasa, 21 April 2026 - 10:34 WITA

Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit

Berita Terbaru

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

ARTIKEL

Ketryn Peto Menikah di Ruteng, Ruben Onsu Dampingi Betrand Peto

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:34 WITA