Detik-detik Gibran Pikul Salib di Kupang, Disambut Antusias Warga dan Peserta Pawai

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 19:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detik-detik Gibran Pikul Salib di Kupang, Disambut Antusias Warga dan Peserta Pawai

Detik-detik Gibran Pikul Salib di Kupang, Disambut Antusias Warga dan Peserta Pawai

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mendorong pengembangan festival sebagai agenda wisata rohani. Gibran menilai Festival Paskah GMIT memiliki potensi lebih dari sekadar perayaan tahunan. Dengan pengelolaan yang profesional, kegiatan ini bisa menjadi daya tarik wisata yang berdampak langsung pada ekonomi lokal—mulai dari sektor UMKM hingga ekonomi kreatif.

Ketua Sinode GMIT, Semuel Pandie, dalam kesempatan yang sama menyematkan selendang kepada Gibran dan menyerahkan topi rajutan hasil karya kelompok disabilitas. Simbol ini menandai keterlibatan komunitas dalam perayaan, sekaligus memperkuat pesan inklusivitas yang diusung festival tersebut.

Baca Juga:  Geger! Israel Perintahkan Pengusiran Massal Warga Palestina dari Jalur Gaza

Bagi pemerintah daerah, dorongan dari pusat ini mempertegas arah baru: menjadikan perayaan keagamaan sebagai bagian dari strategi pembangunan berbasis budaya dan spiritualitas. Namun, tantangannya terletak pada konsistensi pengelolaan—apakah festival ini mampu bertransformasi dari seremoni tahunan menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan.

Gibran menutup pesannya dengan menegaskan bahwa investasi sosial seperti ini memiliki dampak jangka panjang. “Ini bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga investasi sosial dan ekonomi,” ujarnya.

Di Kupang, siang itu, prosesi religius dan pesan politik berjalan beriringan—singkat, simbolik, namun sarat makna.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita
Klarifikasi Emiliana Helni Lewat Kuasa Hukum, Bantah Tuduhan Bunga Tinggi, Berikut Penjelasannya
AWSTAR Bantah Keras Isu Penganiayaan Driver Grab di Labuan Bajo, Sebut Hanya Salah Paham Zonasi
Soal Suruh Jual Diri dan Jual Anak untuk Bayar Utang, Begini Jawaban ASN di Labuan Bajo yang Diduga Pemilik Voice Note Viral
Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit
BREAKING NEWS: Guru SD di Ruteng Berinisial EH Diperiksa Polres Manggarai Barat Terkait Kasus Ini
VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!
Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 10:17 WITA

Kemiskinan Ekstrem di Manggarai Timur: Wanita Ini Lumpuh dan Tinggal di Kandang Selama 10 Tahun, Kini Butuh Bantuan Kita

Jumat, 24 April 2026 - 11:33 WITA

Klarifikasi Emiliana Helni Lewat Kuasa Hukum, Bantah Tuduhan Bunga Tinggi, Berikut Penjelasannya

Rabu, 22 April 2026 - 20:13 WITA

AWSTAR Bantah Keras Isu Penganiayaan Driver Grab di Labuan Bajo, Sebut Hanya Salah Paham Zonasi

Rabu, 22 April 2026 - 00:24 WITA

Soal Suruh Jual Diri dan Jual Anak untuk Bayar Utang, Begini Jawaban ASN di Labuan Bajo yang Diduga Pemilik Voice Note Viral

Selasa, 21 April 2026 - 10:34 WITA

Heboh Oknum Guru Diduga Caci Maki di Medsos, Warga Surati Bupati Manggarai Hery Nabit

Berita Terbaru