KSP Obor Mas Berulah Lagi: Setelah Dugaan Penipuan Uang Nasabah, Kini Hilangkan BPKB Nasabah, Sudah Hampir Setahun Tak Dikembalikan

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 11:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KSP Obor Mas Labuan Bajo Berulah Lagi: Setelah Dugaan Penipuan, Kini BPKB Nasabah Hilang, Sudah Hampir Setahun Tak Dikembalikan

KSP Obor Mas Labuan Bajo Berulah Lagi: Setelah Dugaan Penipuan, Kini BPKB Nasabah Hilang, Sudah Hampir Setahun Tak Dikembalikan

INFOLABUANBAJO.ID — Kasus hilangnya dokumen jaminan kredit kembali menyeret nama KSP Obor Mas Cabang Labuan Bajo.

Seorang nasabah bernama Elfrida, melalui suaminya Melkior, mengaku kecewa terhadap kinerja manajemen koperasi tersebut setelah dokumen penting berupa BPKB sepeda motor yang dijadikan jaminan kredit dinyatakan hilang.

Peristiwa itu diketahui saat Melkior mendatangi kantor KSP Obor Mas Cabang Labuan Bajo untuk melunasi cicilan terakhir kredit pada Selasa, 15 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun usai pelunasan dilakukan, pihak koperasi disebut tidak dapat menyerahkan kembali dokumen BPKB milik nasabah.

“Per Selasa 15 Juli 2025, saya mendatangi Kantor Koperasi Obor Mas untuk melunasi cicilan terakhir. Setelah membayar, saya meminta BPKB dikembalikan, tetapi ternyata dokumen itu tidak ada di pihak koperasi,” ungkap Melkior kepada media.

Menurutnya, setelah dilakukan komunikasi dan mediasi berulang kali dengan pihak koperasi, dokumen tersebut tetap belum ditemukan. Bahkan pihak manajemen disebut telah mengakui bahwa BPKB tersebut hilang.

“Ketika dikonfirmasi ulang, pihak Obor Mas menyampaikan kalau BPKB itu hilang dan masih dilakukan pencarian,” katanya.

Baca Juga:  Hari Kelima Pencarian, Nasib Korban Tenggelam di Tiwu Pa’i Masih Gelap

Melkior mengaku kecewa karena hingga kini, atau hampir setahun setelah pelunasan kredit, dokumen jaminan tersebut belum juga dikembalikan kepada pemiliknya.

Ia meminta pihak koperasi segera mengambil tanggung jawab penuh sebelum persoalan itu dibawa ke langkah lanjutan.

“KSP Obor Mas seharusnya bertanggung jawab. Saya berharap dokumen tersebut segera dikembalikan sebelum ada langkah lanjutan yang diambil,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak koperasi sebelumnya sempat menjanjikan proses pengembalian dokumen akan segera dilakukan. Namun hingga kini belum ada kepastian jelas terkait penyelesaian masalah tersebut.

Sementara itu, Manager KSP Obor Mas Cabang Labuan Bajo, Marianus Bodhe, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dokumen tersebut sedang dalam proses pengurusan ulang di kantor SAMSAT Labuan Bajo.

“Selamat pagi juga. Sementara lagi diurus prosesnya di kantor SAMSAT,” kata Marianus.

Meski demikian, Marianus belum dapat memastikan kapan dokumen BPKB tersebut bisa diserahkan kembali kepada nasabah.

“Kami juga belum bisa pastikan waktunya karena masih menunggu dari pihak SAMSAT. Kalau sudah selesai urusan di SAMSAT, kami pasti menghubungi anggota. Terima kasih,” tutupnya.

Baca Juga:  Mega Proyek Golo Welu–Orong Bermasalah, Pejabat PU Manggarai Barat dan Konsultan Ditahan Kejaksaan

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut keamanan dokumen jaminan milik nasabah yang seharusnya berada dalam tanggung jawab lembaga keuangan. Hingga berita ini diturunkan, pihak nasabah masih menunggu kepastian pengembalian dokumen resmi kendaraan tersebut.

Saat ini Koperasi Obor Mas juga tengah menghadapi sejumlah persolan lain.

Dalam laporan media Info Labuan Bajo, dugaan penipuan berkedok peningkatan saham koperasi mencoreng nama Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Obor Mas Cabang Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Seorang oknum pegawai bidang kredit berinisial Wulan diduga menggunakan modus iming-iming pinjaman besar untuk meyakinkan nasabah menyerahkan uang puluhan juta rupiah.

Korban mengaku dijanjikan bisa memperoleh kredit dalam jumlah tinggi apabila meningkatkan saham koperasi dengan menyetor sejumlah uang tambahan.

Namun belakangan, uang yang disetor para nasabah diduga tidak masuk dalam sistem resmi koperasi, melainkan mengalir ke rekening pribadi.

Kasus ini disebut telah berlangsung sejak dua tahun terakhir dan hingga kini belum ada kejelasan pengembalian kerugian maupun kepastian hukum terhadap terduga pelaku.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Warga Manggarai Timur Diduga Gelapkan Uang Turis Rp 85 Juta, Nama Labuan Bajo Kembali Dipermalukan
Sosok Santi Monika dan Jejak Teror Dua Jam Sebelum Polisi di Manggarai Timur Itu Ditemukan Tewas
Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah
Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham
PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Terapis Pria di Spa Labuan Bajo Diduga Lecehkan Turis, Ending Kasusnya Bikin Kaget
Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:03 WITA

KSP Obor Mas Berulah Lagi: Setelah Dugaan Penipuan Uang Nasabah, Kini Hilangkan BPKB Nasabah, Sudah Hampir Setahun Tak Dikembalikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:39 WITA

Warga Manggarai Timur Diduga Gelapkan Uang Turis Rp 85 Juta, Nama Labuan Bajo Kembali Dipermalukan

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:55 WITA

Sosok Santi Monika dan Jejak Teror Dua Jam Sebelum Polisi di Manggarai Timur Itu Ditemukan Tewas

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WITA

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:21 WITA

Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham

Berita Terbaru