INFOLABUANBAJO.ID — Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menimpa seorang istri kepala desa di Manggarai Barat, NTT.
Kejadian ini dialami oleh Teresia Fian istri dari Venseslaus Jumaidela seorang Kepala Desa di Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat.
Dalam tindakan main tangan yang terjadi pada Senin (14/01/2025) itu, istri sang kades ini mengalami luka lebam di mata dan wajah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dugaan kekerasan tersebut dialami Teresia Fian lantaran memasak nasi terlalu banyak sehingga mendapatkan kekerasan fisik dari suami yang menjabat sebagai Kepala Desa aktif.
“Awalnya karena saya masak nasi terlalu banyak (dua mejik) untuk dibawa ke kebun. Dia (suami) memarahi saya dengan mengambil sebilah parang lalu mengejar dan memukul saya di bagian mata sehingga mata saya bengkak dan lebam,” ujar Teresia Fian.
Atas kejadian itu,Teresia Fian mengalami trauma dan mengambil langkah untuk mengamankan diri di kampung halamannya.
Teresia Fian menceritakan bahwa kejadian serupa tak hanya sekali dialaminya. Selama ini, dia seringkali mendapatkan penganiayaan dan pengancaman dari sang suami.
Teresia juga tidak bisa melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polisi lantaran dirinya selalu diancam dibunuh oleh sang suami.
Sementara Sindi Cenora Julianti Jumaidela selaku anak kandung Teresia Fian sempat menyaksikan langsung perbuatan penganiayaan dan kekerasan kepada ibu kandungnya pada bulan November 2024.
Halaman : 1 2 Selanjutnya







