“Tapi dia (terduga pelaku) langsung cekik pegang saya punya leher kerak baju. Pesta kemudian langsung stop dan saya langsung tidur,” ungkap Fransiskus.
Ia menegaskan usai kejadian tersebut, selang beberapa waktu terduga pelaku bersama rekan-rekannya datang lagi dan menyerang rumah tempat istirahat korban dan pamannya beserta keluarga yang lain.
“Kami tidak tahu kalau mereka datang lagi menyerang. Kami bangun karena kaca-kaca semua pecah,” beber korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus ini sedang ditangani oleh Polres Manggarai Barat.
Halaman : 1 2







