Soal Penutupan TN Komodo, Kadis Pariwisata Ekrafbud Mabar Sebut akan Perkuat Desa Wisata

- Redaksi

Selasa, 6 Agustus 2024 - 13:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Pariwisata Ekrafbud Manggarai Barat, Stefanus Jemsifori

Kadis Pariwisata Ekrafbud Manggarai Barat, Stefanus Jemsifori

Stefanus Jemsifori menjelaskan, untuk menghadapi wacana penutupan sementara TNK, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan UMKM akan memperkuat Desa Wisata melalui program Fasma Dewi.

“Di tahun ini kami punya program terobosan yang namanya Fasmadewi (Fasilitasi Masyarakat Desa Wisata) di dua Desa Wisata yakni air terjun di Wae Lolos dan Agro Wisata di Ngalor Kalo, Desa Siru. Kedua desa ini kami pilih dan kami seleksi fasilitator-nya,” ucapnya.

Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan UMKM telah menyiapkan fasilitator yang akan bekerja selama spuluh bulan untuk persiapan launching program Fasma Dewi.

“Diisi dengan berbagai pelatihan-pelatihan untuk masyarakat sesuai kebutuhan. Fasilitator ini adalah orang kepercayaan Pemda dalam hal ini orang kepercayaan Dinas Pariwisata yang tiap saat bersama dengan masyarakat di Desa Wisata,” terang Stefan.

“Nanti di bulan kesepuluh dua Desa Wisata ini akan dilaunching. Desa Wisata Air Terjun Wae Lolos sama Agrowisata Ngalor Kalo,” imbuhnya.

Baca Juga:  Festival Golo Curu 2025 Dibuka Meriah, Tapi Dihujani Kritik Soal Transparansi dan Strategi

Upaya ini merupakan langkah yang diambil pihak Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan UMKM apabila Wacana penutupan TNK itu dilakukan.

“Nanti kami akan padati kegiatannya dengan atraksi dan UMKM. Itu kira-kira gambaran tentang apa yang dibuat oleh Dinas Pariwisata untuk menyikapi dan menyambut baik apa bila wacana penutupan sementara TNK ini dilakukan. Sehingga ini adalah nilai plus buat Pemerintah Daerah sehingga wisatawan bisa berkunjung di luar kawasan,” tutup Stefan.

Berita Terkait

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Warga Manggarai Barat Tolak Kuota 1.000 Wisatawan di Pulau Padar, Ini Alasan Lengkapnya
Kontras Sikap NasDem: Anggota DPR RI Dukung Pembatasan Wisatawan, DPRD Manggarai Barat Teken Petisi Penolakan
Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal
Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah
Ribuan Massa Siap Demo! Pelaku Wisata Labuan Bajo Tolak Pembatasan 1.000 Pengunjung ke TN Komodo
Pariwisata Labuan Bajo Bergejolak, Kuota Kunjungan TN Komodo Picu Polemik
Viral Wisatawan Dilarang Naik ke Pulau Padar, Kuota Penuh 1.000 Orang per Hari Jadi Penyebab

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 21:20 WITA

Warga Manggarai Barat Tolak Kuota 1.000 Wisatawan di Pulau Padar, Ini Alasan Lengkapnya

Selasa, 14 April 2026 - 17:39 WITA

Kontras Sikap NasDem: Anggota DPR RI Dukung Pembatasan Wisatawan, DPRD Manggarai Barat Teken Petisi Penolakan

Senin, 13 April 2026 - 22:26 WITA

Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal

Sabtu, 11 April 2026 - 10:50 WITA

Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah

Kamis, 9 April 2026 - 22:13 WITA

Ribuan Massa Siap Demo! Pelaku Wisata Labuan Bajo Tolak Pembatasan 1.000 Pengunjung ke TN Komodo

Berita Terbaru