Pengamat Politik: Tidak Ada Jaminan Petahana Menang Pilkada Manggarai Barat

- Redaksi

Kamis, 5 September 2024 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi Surat Suara

Gambar Ilustrasi Surat Suara

INFOLABUANBAJO.ID — Pengamat politik sekaligus Founder Indonesian Agora Research dan Ranaka Institute Ferdinandus Jehalut mengungkapkan, petahana tidak jamin menang dalam pilkada.

“Tidak ada jaminan petahana bisa menang dalam kontestasi pilkada. Kabupaten Sikka menjadi salah satu contoh terbaik tumbangnya petahana dalam setiap kali kontestasi pilkada. Peristiwa politik di Kabupaten Sikka bisa juga terjadi di tempat-tempat lain dalam pilkada 2024, termasuk di Manggarai Barat,” ungkap Ferdy.

Jebolan Magister Ilmu Komunikasi UGM itu menegaskan, kekalahan petahana dalam kontestasi elektoral bisa dimaknai sebagai bentuk penghakiman rakyat terhadap pemimpin yang kinerjanya kurang maksimal.

“Persis itulah yang sebenarnya kita harapkan dari proses pemilu. Pemilu bukan semata-mata dijalankan sebagai rutinitas lima tahunan. Pemilu/Pilkada mesti benar-benar dimanfaatkan oleh rakyat untuk mengevaluasi kinerja pemimpin mereka,” kata Ferdy

Meskipun demikian, alumni IFTK Ledalero itu menerangkan dalam kalkulasi elektoral potensi petahana menang memang cenderung lebih besar karena dia nyaris memiliki dan menguasai semua modal dan infrastruktur sosial.

Meunrut Ferdy, petahan sudah memiliki basis pemilih loyal. Popularitasnya juga cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan lawan politiknya.

Baca Juga:  Buronan Kasus Tanah di Labuan Bajo Ditangkap Kejari Mabar di Bandara Komodo

“Bahkan potensi dia memanfaatkan aparatur dan infrastruktur negara juga besar. Berkaitan dengan poin terakhir ini memang dibutuhkan kontrol yang kuat dari masyarakat dan lawan politik,” ungkapnya.

Berita Terkait

Kadis P2KB Manggarai Barat Evaluasi Capaian Program Bangga Kencana 2025
Dua Petani Tewas Tersengat! Jebakan Tikus Pakai Arus Listrik Kembali Makan Korban di Persawahan
BREAKING NEWS: Warga Tutup Akses Masuk ke Kawasan Parapuar BOPLBF, Tuntut Ganti Rugi Lahan
Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan
Diduga Serobot Jalan Desa Demi Dapur MBG, Politisi NasDem di Manggarai Barat Tuai Protes Warga
Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan
Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika
Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:20 WITA

Kadis P2KB Manggarai Barat Evaluasi Capaian Program Bangga Kencana 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:51 WITA

Dua Petani Tewas Tersengat! Jebakan Tikus Pakai Arus Listrik Kembali Makan Korban di Persawahan

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:29 WITA

BREAKING NEWS: Warga Tutup Akses Masuk ke Kawasan Parapuar BOPLBF, Tuntut Ganti Rugi Lahan

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:18 WITA

Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan

Senin, 1 Desember 2025 - 20:59 WITA

Diduga Serobot Jalan Desa Demi Dapur MBG, Politisi NasDem di Manggarai Barat Tuai Protes Warga

Berita Terbaru

Karyawan Alfamart di NTT Diduga Tikam Rekan Kerja Karena Ketahuan Mencuri (gambar Ilustrasi)

Hukum & Kriminal

Karyawan Alfamart di NTT Diduga Tikam Rekan Kerja Karena Ketahuan Mencuri

Senin, 8 Des 2025 - 21:49 WITA