2 Unit Mesin Genset di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat Hilang

- Redaksi

Selasa, 12 November 2024 - 15:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan KabupatenManggarai Barat kembali disorot karena melakukan pembagian mesin genset (Silent Generator) saat momentum pilkada khususnya ketika pasangan calon petahana nomor urut 2 yang ikut dalam Pilkada 2024 tengah melakukan kampanye.

Berdasarkan keterangan warga, mesin genset ini diberikan atas janji salah satu calon wakil bupati Manggarai Barat yakni dokter Yulianus Weng saat berkunjung di wilayah desa Golo Sepang beberapa waktu lalu.

“Berawal dari kunjungan dokter Weng. Sampai disana dia dalam rangka kampanye pilkada sekitar 27 atau 28 bulan Oktober dia menjanjikan mesin itu. Sehingga kemarin dikeluarkan Dinas Lingkungan Hidup” ungkap Adi, warga pemilik mobil yang mengangkut mesin tersebut kepada Info Labuan Bajo Kamis (07/11/2024) malam.

Ia menjelaskan, pihak yang menyerahkan mesin tersebut mengatakan bantuan tersebut untuk masyarakat Nampar.

Dijelaskan juga bahwa masyarakat tidak pernah mengusulkan atau melakukan permintaan tetapi atas dasar janji kandidat.

“Namanya masyarakat kalau dikasih senang. Tapi mesin tok. Kabel apa belum ada. Belum bisa digunakan atau dimanfaatkan,” ungkapnya.

Dijelaskan Adi, mesin tersebut belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

“Pengoperasian mesinnya belum pasti karena belum ada kabel. Tidak tahu kapan dioperasikan,” tandasnya.

Mesin tersebut, kata dia diterima oleh pihak desa Golo Sepang.

“Perangkat desa yang terima.
Intinya, awalnya ada janji dari kandidat,” tutupnya.

Terkait pemberian genset tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Manggarai Barat Vinsensius Gande mengatakan pemberian genset tersebut bukan bantuan melainkan pemanfaatan sementara menanti penerangan listrik dari PLN.

Baca Juga:  Krisis BBM di Labuan Bajo Ancam Lumpuhkan Pariwisata

“Jika ada desa yang mengajukan permohonan genset pada prinsipnya kami layani yang terpenting untuk kepentingan masyarakat yang belum masuk listrik dan semua pembiayaannya dimulai dari pengangkutan hingga operasional itu tergantung kades dengan warganya. Kalau ite mau cari tahu, langsung dengan kadesnya, tabe,” terang Gande kepada Info Labuan Bajo Kamis (07/11/2024) malam.

Saat ditanya apakah pemberian mesin genset tersebut atas janji salah satu kandidat, Kadis Gande mengaku tidak tahu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Manggarai Barat Vinsensius Gande itu juga menjelaskan untuk sementara hanya dua tempat yang dilayani yaitu di Wae Racang di Sano Nggoang dan Golo Sepang Boleng.

“Yang baru dilayani hanya Wae Racang dan Golo sepang,” tutupnya.

Berita Terkait

Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan
Diduga Serobot Jalan Desa Demi Dapur MBG, Politisi NasDem di Manggarai Barat Tuai Protes Warga
Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan
Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika
Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi
Batu Raksasa Tutup Akses Jalan Utama di Kecamatan Kuwus
Pertamina Langkas di Ruteng Disambar Petir, Dua Nozzle Diduga Meledak
Krisis BBM di Manggarai: Warga Tercekik Harga Eceran, Distribusi Tersendat, Pemerintah Janji Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:18 WITA

Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan

Senin, 1 Desember 2025 - 11:45 WITA

Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan

Kamis, 27 November 2025 - 16:33 WITA

Unika St. Paulus Ruteng Apresiasi Keberanian Korban Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Etika

Kamis, 27 November 2025 - 16:11 WITA

Penjelasan Unika St. Paulus Ruteng Soal Imam ILS yang Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi

Kamis, 27 November 2025 - 11:35 WITA

Batu Raksasa Tutup Akses Jalan Utama di Kecamatan Kuwus

Berita Terbaru