Jalan Salib Jumat Agung di Labuan Bajo: Tradisi Iman dan Budaya di Tengah Hujan

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 12:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumat Agung di Labuan Bajo: Iman yang Mengakar dalam Budaya

Jumat Agung di Labuan Bajo: Iman yang Mengakar dalam Budaya

INFOLABUANBAJO.ID — Rintik hujan yang mengguyur sejak pagi tidak menyurutkan semangat ribuan umat Katolik untuk mengikuti prosesi Jalan Salib Jumat Agung di Labuan Bajo. Sejak pukul 07.00 WITA, halaman Kantor Bupati Manggarai Barat mulai dipadati oleh umat yang bersiap memulai perjalanan spiritual menuju Gereja Santo Petrus Sernaru.

Meski langit kelabu dan jalanan basah, semangat umat tak luntur. Langkah-langkah kecil dan perlahan mengiringi suasana doa yang khusyuk. Dengan kepala tertunduk, mereka mengalunkan kidung sengsara, menyatu dalam permenungan akan penderitaan Yesus Kristus. Jalan yang biasa dilalui kendaraan kini berubah menjadi lorong spiritual, tempat umat menyatu dalam iman dan pengharapan.

Warna-warni Payung dan Kain Adat Manggarai: Simbol Iman dan Budaya

Di tengah guyuran hujan, payung-payung warna-warni menghiasi barisan panjang umat. Namun, tak sedikit pula yang memilih membiarkan tubuh mereka basah oleh hujan—sebuah bentuk simbolis dari partisipasi dalam penderitaan Kristus. Yang mencuri perhatian adalah busana para peserta. Banyak di antara mereka mengenakan pakaian adat Manggarai, seperti kain songke dan baju hitam berbordir emas. Paduan antara nuansa budaya lokal dan kekhusyukan rohani menciptakan prosesi yang tidak hanya religius, tetapi juga sarat nilai tradisional.

Petugas Liturgi Muda dan Perhentian Jalan Salib

Di barisan terdepan, sejumlah petugas liturgi muda dengan jubah merah dan putih memimpin jalannya prosesi. Seorang di antaranya membawa salib besar, disusul oleh dua lainnya yang menenteng lilin. Meski jalanan licin dan berisiko, mereka tetap melangkah tenang dan penuh hormat. Prosesi berhenti di setiap perhentian Jalan Salib. Di sana, doa-doa dan renungan sengsara Yesus dibacakan, menggema di antara rintik hujan dan suara langkah kaki.

Baca Juga:  Bentrok Kepentingan! Persaingan Transportasi Darat di Labuan Bajo Kian Tajam, Bandara Komodo Jadi Saksi

Suasana menjadi begitu menyentuh. Suara doa umat yang khusyuk bersatu dengan suara hujan, menciptakan harmoni spiritual yang sulit dilupakan. Beberapa warga yang tidak turut serta dalam prosesi berdiri di pinggir jalan, ikut merenung dalam diam. Jalanan yang biasanya riuh oleh aktivitas harian kini berubah menjadi ruang sakral yang hening.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Guru SD di Ruteng Berinisial EH Diperiksa Polres Manggarai Barat Terkait Kasus Ini
VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!
Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini
Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga
Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP
Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres
Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:58 WITA

BREAKING NEWS: Guru SD di Ruteng Berinisial EH Diperiksa Polres Manggarai Barat Terkait Kasus Ini

Jumat, 17 April 2026 - 22:15 WITA

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WITA

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Kamis, 16 April 2026 - 13:48 WITA

Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WITA

Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga

Berita Terbaru

Hati-hati! Memviralkan Orang Berutang Bisa Dipidana, Ini Ancaman Hukumnya (Gambar Istimewa)

Hukum & Kriminal

Hati-hati! Memviralkan Orang Berutang Bisa Dipidana, Ini Ancaman Hukumnya

Senin, 20 Apr 2026 - 18:35 WITA