Krisis di Pasar Batu Cermin: Pedagang Nekat Jualan di Tengah Jalan Akibat Sepinya Pembeli di Dalam Pasar

- Redaksi

Kamis, 24 April 2025 - 20:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis di Pasar Batu Cermin: Pedagang Nekat Jualan di Tengah Jalan Akibat Sepinya Pembeli di Dalam Pasar

Krisis di Pasar Batu Cermin: Pedagang Nekat Jualan di Tengah Jalan Akibat Sepinya Pembeli di Dalam Pasar

INFOLABUANBAJO.ID — Pasar tradisional merupakan denyut nadi perekonomian rakyat kecil. Namun, kondisi memprihatinkan kini menyelimuti Pasar Batu Cermin, Labuan Bajo, Manggarai Barat salah satu pasar sentral di daerah yang selama ini menjadi pusat aktivitas jual beli masyarakat. Terbaru, sejumlah pedagang mulai nekat berjualan di tengah jalan karena merasa tidak lagi mendapatkan pembeli saat berjualan di dalam area pasar. Fenomena ini memunculkan kekacauan baru yang tidak hanya berdampak pada kenyamanan pengunjung, tetapi juga mengancam keselamatan lalu lintas dan ketertiban umum.

Banyak pedagang mengeluhkan bahwa suasana di dalam Pasar Batu Cermin semakin hari semakin sepi. Dalam pengakuan mereka, konsumen enggan masuk ke dalam pasar karena akses yang terhalang oleh deretan lapak ilegal dengan menggunalan mobil pick up yang berdiri di luar pagar pasar, bahkan hingga memakan bahu jalan. Hal ini membuat para pembeli lebih memilih berbelanja di luar saja karena lebih mudah dan cepat. Akibatnya, pedagang yang tetap taat berjualan di dalam justru tidak mendapatkan pembeli, sehingga mengalami kerugian harian yang signifikan.

Baca Juga:  Reses DPRD Manggarai Barat, Antara Aspirasi dan Tanggung Jawab Politik

Salah satu pedagang yang tertangkap kamera sedang berjualan sayur di tengah jalan mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa melakukan hal tersebut demi tetap bisa menyambung hidup. “Kalau tetap di dalam, sayur kami busuk, tidak ada yang beli. Pembeli semua sudah tertahan di luar karena jalan sudah penuh pedagang,” ujar sang ibu yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahu Jalan Jadi Pasar Darurat, Masalah Baru Mengintai

Keberadaan pedagang di tengah jalan tentu memunculkan masalah baru yang cukup serius. Pertama, dari sisi keselamatan lalu lintas, kondisi ini sangat berbahaya. Kendaraan bermotor yang melintas harus melambat bahkan berhenti karena separuh jalan dipenuhi oleh lapak dadakan. Risiko kecelakaan meningkat, apalagi saat jam sibuk. Kedua, dari sisi ketertiban dan kenyamanan, pasar berubah menjadi kawasan semrawut yang tidak tertata. Pengunjung pun mengeluh karena kondisi kotor, berdesakan, dan tidak nyaman untuk berbelanja dengan tenang.

Baca Juga:  Investor Bangun Vila di Atas Laut Labuan Bajo, Akses Pantai Ditutup: Siapa Sebenarnya yang Punya Laut dan Pantai Ini?

Fenomena ini juga membuat pedagang yang patuh terhadap aturan menjadi dirugikan. Mereka merasa dikhianati oleh sistem yang tidak berjalan. Padahal, mereka tetap membayar retribusi pasar dan mengikuti aturan yang ada. Namun, justru pedagang ilegal di luar yang menuai keuntungan karena posisi mereka yang lebih strategis dan mudah dijangkau.

Ketidaktegasan Regulasi, Pemerintah Harus Bertindak

Situasi ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan ketidaktegasan dari pihak pengelola pasar maupun pemerintah daerah. Tidak adanya tindakan terhadap para pedagang liar yang mengokupasi bahu jalan membuat keadaan menjadi semakin tidak terkendali. Bahkan ada kesan pembiaran yang akhirnya justru memicu semakin banyaknya pedagang yang ikut keluar dari dalam pasar dan berjualan secara ilegal.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ketika APBD Manggarai Barat Dikorupsi, Rakyat Jadi Korban
“Proyek Bancakan” BPOPLBF di Labuan Bajo – Ketika Pembangunan Dibajak oleh Kepentingan?
Mengapa Rokok Ilegal Masih Merajalela di Manggarai Raya, NTT? Ada Apa dengan Bea Cukai?
Investor Bangun Vila di Atas Laut Labuan Bajo, Akses Pantai Ditutup: Siapa Sebenarnya yang Punya Laut dan Pantai Ini?
Reses DPRD Manggarai Barat, Antara Aspirasi dan Tanggung Jawab Politik
Rame-rame Pakai Uang Rakyat Demi ke Jakarta, Sejumlah Kadis di Manggarai Barat Tak Patuh Efesiensi Anggaran?

Berita Terkait

Rabu, 10 September 2025 - 20:35 WITA

Ketika APBD Manggarai Barat Dikorupsi, Rakyat Jadi Korban

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:19 WITA

“Proyek Bancakan” BPOPLBF di Labuan Bajo – Ketika Pembangunan Dibajak oleh Kepentingan?

Rabu, 30 Juli 2025 - 13:43 WITA

Mengapa Rokok Ilegal Masih Merajalela di Manggarai Raya, NTT? Ada Apa dengan Bea Cukai?

Kamis, 24 April 2025 - 20:19 WITA

Krisis di Pasar Batu Cermin: Pedagang Nekat Jualan di Tengah Jalan Akibat Sepinya Pembeli di Dalam Pasar

Rabu, 23 April 2025 - 09:53 WITA

Investor Bangun Vila di Atas Laut Labuan Bajo, Akses Pantai Ditutup: Siapa Sebenarnya yang Punya Laut dan Pantai Ini?

Berita Terbaru