INFOLABUANBAJO.ID – Suasana di Pasar Wae Kesambi, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mendadak ricuh. Sejumlah pedagang yang selama ini berjualan di dalam area pasar meluapkan kekesalannya dengan nekat meletakkan barang dagangan mereka di tengah jalan, tepat di depan pintu masuk pasar.
Aksi protes ini terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Facebook bernama @T Putra. Dalam video tersebut, terlihat jelas seorang pedagang meletakkan barang dagangannya di badan jalan, sehingga menghambat lalu lintas kendaraan yang hendak melintas. Kejadian ini pun menarik perhatian warganet dan menimbulkan beragam reaksi di media sosial.
Menurut pengakuan para pedagang, tindakan nekat ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi pasar yang semakin sepi. Mereka merasa dirugikan karena para pembeli lebih memilih berbelanja di luar pasar, di mana para pedagang kaki lima menjajakan barang dagangan di trotoar dan bahu jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami bayar sewa los, tapi pembeli semua belanja di luar. Kami rugi besar,” keluh seorang pedagang sayur yang telah berjualan puluhan tahun di Pasar Wae Kesambi.
Fenomena ini menyoroti permasalahan klasik yang sering terjadi di pasar tradisional di berbagai daerah di Indonesia: persaingan antara pedagang di dalam pasar dengan pedagang yang berjualan di luar area resmi pasar. Ketimpangan ini kerap menimbulkan kecemburuan dan konflik antar pedagang.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






