Warga Desa Watu Manggar Tagih Janji Listrik ke PLN Labuan Bajo: 2025 Masih Gelap Gulita

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belasan warga dari Desa Watu Manggar, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, mendatangi Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan Bajo pada Rabu (23/4/2025). (Foto: Istimewa)

Belasan warga dari Desa Watu Manggar, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, mendatangi Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan Bajo pada Rabu (23/4/2025). (Foto: Istimewa)

INFOLABUANBAJO.ID – Belasan warga dari Desa Watu Manggar, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, mendatangi Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan Bajo pada Rabu (23/4/2025). Kedatangan mereka bukan tanpa alasan: hingga saat ini, desa mereka belum tersentuh aliran listrik negara.

Tiga kampung dalam desa tersebut — Kampung Sangka, Londang, dan Paurundang — masih hidup dalam gelap, hanya mengandalkan lampu pelita sederhana buatan sendiri sebagai sumber penerangan di malam hari.

Kami Hanya Pakai Kaleng dan Kapas”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alfons Hensi, salah satu warga Kampung Sangka, menjelaskan bahwa sejak dahulu, masyarakat di desa tersebut belum pernah merasakan manfaat listrik. “Dari dulu sampai sekarang, kami belum pernah dapat jaringan listrik dari PLN. Untuk penerangan, kami hanya pakai lampu pelita dari kaleng bekas dan kapas,” ujar pria berusia 54 tahun itu.

Baca Juga:  GAGAL TOTAL! Proyek  2,9 Miliar Milik BPOPLBF di Labuan Bajo Cuma Jadi Hamparan Sertu, Kontraktor Kabur Bawa Uang 500 Juta!

Ia juga menyoroti kesulitan warga mendapatkan minyak tanah sebagai bahan bakar pelita, yang harganya semakin mahal dan sulit ditemukan. Akibatnya, kualitas hidup masyarakat sangat terganggu, terutama anak-anak yang kesulitan belajar di malam hari.

Jarak Dekat Tapi Terabaikan

Ironisnya, Desa Watu Manggar hanya berjarak kurang dari 1 kilometer dari Desa Rego — desa induk sebelum pemekaran — yang sudah lama menikmati jaringan listrik. Hal ini menambah rasa ketidakadilan yang dirasakan warga.

“Desa kami ini cuma di sebelah Desa Rego, tapi tidak pernah mendapat perhatian. Warga dari tiga kampung punya satu harapan: PLN hadir di desa kami,” kata Alfons.

335 Kepala Keluarga Masih Gelap-Gulita

Sekretaris Desa Watu Manggar, Belasius Luga, menyebutkan bahwa desa ini dihuni oleh 335 Kepala Keluarga (KK) dan memiliki 235 rumah. Sebagian besar penduduknya adalah petani. Ia berharap langkah proaktif mereka ke PLN Labuan Bajo akan membuahkan hasil dalam waktu dekat.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan
Dinas P2KB dan Kemenag Manggarai Barat Bersinergi Tekan Stunting Lewat Pendampingan Calon Pengantin
Buntut Ucapan Lely Rotok: Warga di Taman Nasional Komodo Bongkar Bukti Pembayaran Pajak
Lely Rotok Luruskan Pernyataan Soal Warga TNK ‘Menumpang di Atas Tanah Negara’
Gegera Ucapannya, Kepala Bapenda Manggarai Barat Lely Rotok “Disemprot” Aktivis dan Warga: “Masyarakat Pulau Komodo Sudah Ada Sebelum Negara Ini Ada”
Leli Rotok Sebut Warga TNK Bukan Pemilik Lahan, Netizen: Edi Endi Harus Turun Tangan, Ucapan Seperti Ini Menyakitkan Hati Rakyat
Juru Parkir di Labuan Bajo Kini Gunakan Mesin EDC, Dishub Gandeng Bank NTT untuk Digitalisasi Retribusi Parkir
Asisten Bupati Akui: Edi Endi Tak Hanya Ingkar Janji di Desa Lewat, Tapi Juga di Banyak Desa Lain

Berita Terkait

Kamis, 23 Oktober 2025 - 11:33 WITA

Dinas P2KB dan Kemenag Manggarai Barat Bersinergi Tekan Stunting Lewat Pendampingan Calon Pengantin

Kamis, 16 Oktober 2025 - 17:31 WITA

Buntut Ucapan Lely Rotok: Warga di Taman Nasional Komodo Bongkar Bukti Pembayaran Pajak

Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:20 WITA

Lely Rotok Luruskan Pernyataan Soal Warga TNK ‘Menumpang di Atas Tanah Negara’

Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:56 WITA

Gegera Ucapannya, Kepala Bapenda Manggarai Barat Lely Rotok “Disemprot” Aktivis dan Warga: “Masyarakat Pulau Komodo Sudah Ada Sebelum Negara Ini Ada”

Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:31 WITA

Leli Rotok Sebut Warga TNK Bukan Pemilik Lahan, Netizen: Edi Endi Harus Turun Tangan, Ucapan Seperti Ini Menyakitkan Hati Rakyat

Berita Terbaru

Karyawan Alfamart di NTT Diduga Tikam Rekan Kerja Karena Ketahuan Mencuri (gambar Ilustrasi)

Hukum & Kriminal

Karyawan Alfamart di NTT Diduga Tikam Rekan Kerja Karena Ketahuan Mencuri

Senin, 8 Des 2025 - 21:49 WITA