Sementara itu, kapten dan ABK memilih tinggal di kapal untuk menjaga keamanan kapal hingga dievakuasi.
Adapun lokasi kejadian berada di sebelah utara Pulau Padar pada titik koordinat 08°60’2.84″ S – 119°62’8.89″ E atau 20 Nautical Mile arah barat dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
“Setelah mengetahui adanya kebocoran, nahkoda kapal naas itu langsung mengevakuasi para penumpang menggunakan sekoci ke KM. Fahri Jaya dan KM. Bintang Laut yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian, sebelum dijemput Tim SAR gabungan,” tutur AKP Dimas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi penyelamatan melibatkan berbagai instansi, termasuk Basarnas dan Polres Manggarai Barat Ditpolairud Polda NTT, Lanal Labuan Bajo, KSOP Labuan Bajo dan beberapa instansi lainnya.
“Tim gabungan menggunakan armada penyelamat seperti Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas dan Speedboat milik KSOP Labuan Bajo,” ujarnya.
Setelah terjadi insiden, polisi mengimbau operator kapal untuk lebih fokus pada aspek teknis dan navigasi, terutama dalam cuaca tidak menentu. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan kapal dari segi teknis dan keselamatan.
Penulis : Louis Mindjo
Editor : Louis Mindjo
Sumber Berita: Info Labuan Bajo
Halaman : 1 2







