Golo Koe, Dari Altar ke Panggung Nusantara

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 20:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOLABUANBAJO.ID – Bukan sekadar prosesi devosi yang khusyuk di tepi laut Labuan Bajo. Festival Golo Koe kini telah bermetamorfosis. Dari sebuah inisiatif pastoral Keuskupan Ruteng, acara ini sukses menembus jajaran elite pariwisata nasional, didapuk sebagai salah satu dari 10 event terbaik dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025. Inilah potret orkestrasi apik antara iman, budaya, dan denyut ekonomi yang berhasil mengubah wajah pariwisata Flores.

Baca Juga:  Penerbangan Internasional Langsung ke Labuan Bajo Resmi Dibuka, Begini Penjelasan AirAsia

Semua bermula dari refleksi mendalam Gereja Katolik lokal. Ketika Labuan Bajo ditetapkan sebagai destinasi pariwisata super-prioritas, Keuskupan Ruteng tidak tinggal diam. Lewat Sinode III, mereka merumuskan fokus pastoral tahunan yang visioner, menjadikan pariwisata sebagai salah satu pilar utamanya pada 2022. Gereja tak mau hanya menjadi penonton. Mereka ingin menjadi subjek yang memastikan pariwisata berjalan holistik: berpartisipasi, berbudaya, dan berkelanjutan.

Maka, lahirlah Festival Golo Koe pada Agustus 2022. Edisi perdananya menjadi oase pasca-pandemi, menggerakkan kembali roda ekonomi yang sempat macet. Ribuan umat yang tumpah ruah di Labuan Bajo untuk prosesi Maria Assumpta Nusantara bukan hanya membawa doa, tapi juga daya beli. Festival ini sejak awal dirancang bukan sebagai ritus yang steril, melainkan sebuah panggung kolaboratif yang melibatkan pemerintah, pelaku pariwisata, hingga UMKM.

Penulis : Fons Abun

Editor : R. Nahal

Sumber Berita: Heribertus Ratu, Seksi Publikasi Festival Golo Koe 2025

Berita Terkait

Meruorah Komodo Labuan Bajo Jadi Penguji UKK SMK, Siswa Kuliner Diuji Standar Hotel Bintang Lima
Pulau Kelor Labuan Bajo: Pesona Alam Tropis yang Menenangkan
Taka Makassar: Pulau Pasir Ajaib yang Muncul dari Laut, Surga Tersembunyi di Labuan Bajo
Festival Soto Nusantara Hadir di Meruorah Komodo Labuan Bajo, Sajikan 10 Varian Soto Ikonik dengan Panorama Laut Bajo
Labuan Bajo Cantik untuk Difoto, Tapi Trotoarnya Mati untuk Pejalan Kaki
Kuota 1.000 Orang di TN Komodo Picu Kecaman, Pelaku Wisata Sebut Kebijakan Mengancam Nafas Ekonomi Labuan Bajo
Tiga Mahasiswa Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng Tembus Finalis Putra Putri Budaya NTT
Ramadhan 2026: Meruorah Komodo Suguhkan “Nusantara Culinary Journey”, Destinasi Iftar dengan Sunset Terbaik di Labuan Bajo

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:06 WITA

Meruorah Komodo Labuan Bajo Jadi Penguji UKK SMK, Siswa Kuliner Diuji Standar Hotel Bintang Lima

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:35 WITA

Pulau Kelor Labuan Bajo: Pesona Alam Tropis yang Menenangkan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:57 WITA

Taka Makassar: Pulau Pasir Ajaib yang Muncul dari Laut, Surga Tersembunyi di Labuan Bajo

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:55 WITA

Festival Soto Nusantara Hadir di Meruorah Komodo Labuan Bajo, Sajikan 10 Varian Soto Ikonik dengan Panorama Laut Bajo

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:16 WITA

Labuan Bajo Cantik untuk Difoto, Tapi Trotoarnya Mati untuk Pejalan Kaki

Berita Terbaru