Meruorah Komodo Labuan Bajo Jadi Penguji UKK SMK, Siswa Kuliner Diuji Standar Hotel Bintang Lima

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam pelaksanaan UKK tersebut, delegasi Meruorah dipimpin oleh Gede Adi Yulyawan yang menjabat sebagai Executive Assistant Manager. Ia memiliki latar belakang sebagai mantan Executive Chef dan juga pemegang sertifikasi assessor audit HACCP.

Dalam pelaksanaan UKK tersebut, delegasi Meruorah dipimpin oleh Gede Adi Yulyawan yang menjabat sebagai Executive Assistant Manager. Ia memiliki latar belakang sebagai mantan Executive Chef dan juga pemegang sertifikasi assessor audit HACCP.

INFOLABUANBAJO.ID – Dunia industri pariwisata mulai terlibat langsung dalam proses pendidikan vokasi di Labuan Bajo. Salah satunya dilakukan oleh hotel bintang lima Meruorah Komodo Labuan Bajo yang ikut ambil bagian sebagai penguji eksternal dalam Uji Kompetensi Keahlian (UKK) siswa SMK.

Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Negeri 1 Labuan Bajo pada Senin, 9 Maret 2026. Para siswa kelas XII Program Keahlian Kuliner diuji langsung oleh praktisi industri untuk memastikan kemampuan mereka sesuai dengan standar dapur profesional hotel berbintang.

Baca Juga:  Aksi Bule Memungut Sampah di Pantai Pede, Tamparan Keras Untuk Warga Lokal?

Keterlibatan industri ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata di kawasan Labuan Bajo yang kini berkembang sebagai destinasi wisata kelas dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

General Manager Meruorah Komodo Labuan Bajo, Rudy H. Butar Butar, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung pendidikan generasi muda di Kabupaten Manggarai Barat. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan pariwisata daerah adalah melalui pendidikan yang berkualitas.

“Meruorah berkomitmen mendukung pendidikan anak-anak sekolah di Manggarai Barat. Kami ingin menjadi jembatan agar para siswa siap kerja dan memiliki standar global ketika lulus,” ujar Rudy.

Baca Juga:  Menikmati Kemewahan Tropis di Katamaran Resort Labuan Bajo

Dalam pelaksanaan UKK tersebut, delegasi Meruorah dipimpin oleh Gede Adi Yulyawan yang menjabat sebagai Executive Assistant Manager. Ia memiliki latar belakang sebagai mantan Executive Chef dan juga pemegang sertifikasi assessor audit HACCP.

Menurut Adi, kemampuan memasak saja tidak cukup untuk bersaing di industri perhotelan internasional. Para siswa juga perlu memperkuat kemampuan komunikasi, terutama penguasaan bahasa asing.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal
Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah
Ribuan Massa Siap Demo! Pelaku Wisata Labuan Bajo Tolak Pembatasan 1.000 Pengunjung ke TN Komodo
Pariwisata Labuan Bajo Bergejolak, Kuota Kunjungan TN Komodo Picu Polemik
Viral Wisatawan Dilarang Naik ke Pulau Padar, Kuota Penuh 1.000 Orang per Hari Jadi Penyebab
Indonesia Pinjamkan 2 Komodo ke Jepang, Ditukar Jerapah dan Panda Merah, Ini Tujuan Sebenarnya
Pembatasan 1.000 Pengunjung per Hari di Taman Nasional Komodo Mulai Berdampak: Turis Ungkap Kebingungan
Bangga! Meruorah Komodo Labuan Bajo Raih Sertifikat Chinese Friendly Hotel 2026 dari Trip.com Group

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 22:26 WITA

Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal

Sabtu, 11 April 2026 - 10:50 WITA

Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah

Kamis, 9 April 2026 - 22:13 WITA

Ribuan Massa Siap Demo! Pelaku Wisata Labuan Bajo Tolak Pembatasan 1.000 Pengunjung ke TN Komodo

Rabu, 8 April 2026 - 09:50 WITA

Pariwisata Labuan Bajo Bergejolak, Kuota Kunjungan TN Komodo Picu Polemik

Sabtu, 4 April 2026 - 13:31 WITA

Viral Wisatawan Dilarang Naik ke Pulau Padar, Kuota Penuh 1.000 Orang per Hari Jadi Penyebab

Berita Terbaru