Untuk urusan sumber daya manusia, Wenti punya resep sendiri. Ia lebih suka merekrut tenaga kerja “polos” seperti lulusan SMK untuk kemudian dididik dari nol. Baginya, membentuk karakter, inisiatif, dan etos kerja tim lebih mudah pada kanvas yang masih bersih.
Kini, Kopi Mane Inspiration telah melampaui perannya sebagai sekadar kedai. Ia menjelma menjadi jembatan penghubung antara Ruteng dan Labuan Bajo. Pengunjung yang menyesap kopi di Labuan Bajo tak jarang direkomendasikan mampir ke “induknya” di Ruteng, begitu pula sebaliknya. Sebuah ikhtiar yang tak hanya menjual kafein, tetapi juga menjaga dan menyebarkan cerita tentang kekayaan bumi Manggarai dalam setiap cangkirnya.

Seduhan Kopi Hingga Sop Iga
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kopi Mane Inspiration tak hanya menyajikan kopi sebagai menu andalan. Kedai ini juga menawarkan ragam menu makanan lengkap, dari camilan tradisional hingga hidangan berat seperti nasi goreng dan sop iga.
Untuk menu kopi, kedai ini mengandalkan biji kopi khas seperti Arabika dan Robusta Manggarai. Pilihan lain seperti Yellow Caturra dan Juria juga tersedia. Menu kopi susu gula aren menjadi salah satu primadona, di samping racikan klasik seperti Cappuccino, Espresso, dan Americano.
Bagi pengunjung yang tidak meminum kopi, Kopi Mane menyediakan pilihan teh, termasuk teh moringa, serta minuman hangat seperti jahe dan cokelat. Sebagai pendamping, tersedia aneka camilan Nusantara seperti pisang goreng, bakwan, dan singkong, serta kentang goreng dan sosis bakar.
Kedai ini juga menjawab kebutuhan pengunjung yang mencari makanan berat. Nasi goreng menjadi menu utama dengan variasi lauk ayam, ikan asin, dan kemangi. Selain itu, pengunjung dapat memesan mi goreng, ayam bakar, gado-gado, hingga sop iga.
Penulis : Fons Abun
Editor : R. Nahal
Halaman : 1 2







