“Mari adakan festival saling maaf antar denominasi. Tapi jangan lupa, buat tiketnya: Kelas VIP untuk yang paling sensitif,” tulisnya dalam unggahan yang telah ramai dibagikan itu.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait proses hukum terhadap laporan tersebut. Sementara itu, sejumlah pihak menyerukan agar isu ini disikapi dengan kepala dingin dan mengedepankan dialog antar umat beragama.
Pernyataan Romo Patris sendiri memicu reaksi beragam dari netizen. Sebagian mengkritik gaya komunikasinya yang dinilai sarkastik, sementara lainnya menilai Romo sedang menyuarakan realitas perbedaan teologis yang kerap disampaikan secara terbuka oleh berbagai kelompok agama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Isu sensitif terkait keyakinan antar denominasi Kristen ini kembali menjadi sorotan publik, memperlihatkan bahwa relasi antarumat beragama masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam menjaga rasa saling menghormati dalam perbedaan iman. ***
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







