Polisi Luruskan Isu Penculikan Anak di Manggarai Barat: Ternyata Hanya Perselisihan Penjualan Obat Herbal

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Luruskan Isu Penculikan Anak di Manggarai Barat: Ternyata Hanya Perselisihan Penjualan Obat Herbal

Polisi Luruskan Isu Penculikan Anak di Manggarai Barat: Ternyata Hanya Perselisihan Penjualan Obat Herbal

INFOLABUANBAJO.ID – Isu penculikan anak di Desa Compang, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, yang sempat viral di media sosial dipastikan tidak benar alias hoaks. Polisi menyebut, peristiwa yang ramai disebut sebagai penangkapan pelaku penculikan anak itu ternyata hanyalah perselisihan terkait penjualan obat herbal.

Kapolsek Macang Pacar, Ipda Petrus Hindut, membantah keras kabar yang menyebut telah terjadi upaya penculikan anak di wilayah Noa. Menurutnya, kejadian yang sebenarnya terjadi hanyalah salah paham antara penjual dan pembeli obat herbal.

Baca Juga:  Banjir Bandang Terjang Mauponggo Nagekeo, 3 Tewas dan 4 Hilang

“Kejadian yang sebenarnya adalah persoalan penjualan obat herbal seharga Rp300.000. Pembeli merasa tidak puas karena menganggap penjual menggunakan hipnotis, sehingga terjadi perselisihan,” jelas Ipda Petrus kepada Info Labuan Bajo, Selasa (8/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, penjual obat herbal sempat diamankan oleh kepala desa setempat, kemudian pihak kepolisian diminta turun tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dua anggota Polsek Macang Pacar langsung mendatangi lokasi dan memediasi kedua belah pihak.

“Hasil penyelesaiannya, uang Rp300.000 dikembalikan kepada pembeli dan obat dikembalikan kepada penjual. Semua diselesaikan secara kekeluargaan. Jadi, informasi soal penculikan anak itu tidak benar,” tegasnya.

Baca Juga:  Sosok Kepala Desa di Manggarai Barat Korupsi Rp650 Juta, Dipakai untuk Judi Online

Viral di Media Sosial, Warga Terlanjur Percaya

Sebelumnya, narasi penculikan anak di Noa menyebar luas di media sosial. Salah satu akun Facebook bernama Fenan Jerahu menulis bahwa telah terjadi upaya penculikan anak dengan modus berpura-pura menjadi tukang urut. Ia juga menyebut satu pelaku berhasil ditangkap warga, sedangkan satu lainnya melarikan diri.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Puluhan Paus Diduga Pilot Whale Terdampar di Rote Ndao, Ini Penjelasan BKKPN Kupang
Sejumlah Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Rote Ndao, Warga dan Petugas Lakukan Penguburan
Terobos Jalan Baru Dicor Bolak-Balik, Pria Ini Dilaporkan Kontraktor hingga Jadi Tersangka
BREAKING NEWS: Pengendara Tewas Tertimpa Pohon Ampupu di Jalur Ranamese–Mano, Manggarai Timur
Ironi Desa Siru: Kades Bangun Kantor Desa Dua Lantai, Warga Masih Berjuang Lewati Jalan Rusak
Pembangunan Kantor Desa Siru Tuai Protes, Pemuda Sebut Warga Belum Rasakan Kesejahteraan
Skandal Oknum Polwan di NTT: Diduga Curi Uang di Salon, Begini Pengakuannya
Sengketa Lahan Rp31 Miliar di Golo Mori: Anggota Polres Mabar Jalani Pemeriksaan Maraton 8 Jam

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:00 WITA

Puluhan Paus Diduga Pilot Whale Terdampar di Rote Ndao, Ini Penjelasan BKKPN Kupang

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:04 WITA

Sejumlah Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Rote Ndao, Warga dan Petugas Lakukan Penguburan

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:46 WITA

Terobos Jalan Baru Dicor Bolak-Balik, Pria Ini Dilaporkan Kontraktor hingga Jadi Tersangka

Senin, 9 Maret 2026 - 11:01 WITA

BREAKING NEWS: Pengendara Tewas Tertimpa Pohon Ampupu di Jalur Ranamese–Mano, Manggarai Timur

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:45 WITA

Pembangunan Kantor Desa Siru Tuai Protes, Pemuda Sebut Warga Belum Rasakan Kesejahteraan

Berita Terbaru