Polisi Luruskan Isu Penculikan Anak di Manggarai Barat: Ternyata Hanya Perselisihan Penjualan Obat Herbal

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Luruskan Isu Penculikan Anak di Manggarai Barat: Ternyata Hanya Perselisihan Penjualan Obat Herbal

Polisi Luruskan Isu Penculikan Anak di Manggarai Barat: Ternyata Hanya Perselisihan Penjualan Obat Herbal

“Sekadar berbagi informasi. Kasus penculikan anak di Noa Kecamatan Pacar kemarin dengan motif pelaku pura-pura menjadi tukang urut. Satu pelaku sudah ditangkap, sedangkan satunya lagi kabur,” tulisnya.

Unggahan serupa juga dibuat oleh akun Agustintt yang menyebut dua pelaku sudah diamankan warga dan diserahkan ke aparat desa untuk dilaporkan ke kepolisian. Postingan tersebut bahkan disertai foto dua orang yang tengah diinterogasi warga, sehingga membuat publik semakin yakin akan kebenaran informasi itu.

Polisi Imbau Masyarakat Tidak Sebar Hoaks

Di tengah simpang siur kabar tersebut, sumber internal Polres Manggarai Barat membenarkan bahwa informasi soal penculikan anak di Noa adalah tidak benar atau hoaks. Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berasal dari media sosial.

“Informasi itu tidak benar. Kami minta masyarakat tidak mudah percaya pada unggahan di media sosial sebelum ada klarifikasi resmi dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga menegaskan pentingnya memastikan kebenaran sebuah informasi agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kasus di Noa menjadi contoh nyata bagaimana narasi yang salah dapat menyebar cepat dan memicu kepanikan, padahal faktanya sama sekali tidak berkaitan dengan penculikan anak.

Baca Juga:  Ramai Soal Menpar Widiyanti Minta Air Galon untuk Mandi Saat Kunker di Labuan Bajo, Netizen: Halus Tapi Menusuk

Hoaks Bisa Timbulkan Kepanikan

Kasus dugaan penculikan anak di Noa, Desa Compang, Kecamatan Pacar, Manggarai Barat, dipastikan tidak pernah terjadi. Faktanya, insiden tersebut hanyalah perselisihan jual beli obat herbal yang telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan selalu menunggu pernyataan resmi dari pihak berwenang. ***

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Puluhan Paus Diduga Pilot Whale Terdampar di Rote Ndao, Ini Penjelasan BKKPN Kupang
Sejumlah Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Rote Ndao, Warga dan Petugas Lakukan Penguburan
Terobos Jalan Baru Dicor Bolak-Balik, Pria Ini Dilaporkan Kontraktor hingga Jadi Tersangka
BREAKING NEWS: Pengendara Tewas Tertimpa Pohon Ampupu di Jalur Ranamese–Mano, Manggarai Timur
Ironi Desa Siru: Kades Bangun Kantor Desa Dua Lantai, Warga Masih Berjuang Lewati Jalan Rusak
Pembangunan Kantor Desa Siru Tuai Protes, Pemuda Sebut Warga Belum Rasakan Kesejahteraan
Skandal Oknum Polwan di NTT: Diduga Curi Uang di Salon, Begini Pengakuannya
Sengketa Lahan Rp31 Miliar di Golo Mori: Anggota Polres Mabar Jalani Pemeriksaan Maraton 8 Jam

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:00 WITA

Puluhan Paus Diduga Pilot Whale Terdampar di Rote Ndao, Ini Penjelasan BKKPN Kupang

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:04 WITA

Sejumlah Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Rote Ndao, Warga dan Petugas Lakukan Penguburan

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:46 WITA

Terobos Jalan Baru Dicor Bolak-Balik, Pria Ini Dilaporkan Kontraktor hingga Jadi Tersangka

Senin, 9 Maret 2026 - 11:01 WITA

BREAKING NEWS: Pengendara Tewas Tertimpa Pohon Ampupu di Jalur Ranamese–Mano, Manggarai Timur

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:45 WITA

Pembangunan Kantor Desa Siru Tuai Protes, Pemuda Sebut Warga Belum Rasakan Kesejahteraan

Berita Terbaru