Kasi Pencegahan Kebakaran Satpol PP Manggarai Barat, Thomas Julio Bolar menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk personel pemadam, tetapi juga sebagai media edukasi masyarakat—khususnya pemilik usaha yang memiliki risiko kebakaran tinggi.
“Kami berharap peserta bukan hanya paham, tetapi menjadi penyebar informasi dan edukator di lingkungan kerja masing-masing. Damkar berkomitmen terus memberikan edukasi penanggulangan kebakaran ke masyarakat luas,” ujar Thomas.
Materi dan Simulasi Penggunaan APAR
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosialisasi ini juga disertai praktik penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan pemadaman api menggunakan karung goni atau fire blanket sebagai alat tradisional alternatif.
Peserta diperkenalkan pada materi dasar:
- Pola pencegahan dan penanggulangan kebakaran
- Teknik mendeteksi potensi risiko
- Cara menghentikan kebakaran kecil agar tidak berkembang menjadi besar
- Prosedur evakuasi
- Penanganan keadaan darurat
Kegiatan ini juga disebut sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas SDM Damkar agar semakin profesional, responsif, dan sigap dalam penugasan lapangan.
Program Berlanjut ke Kecamatan Lain
Kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Pacar, Boleng, dan Lembor. Pemerintah daerah menargetkan sosialisasi ini dilakukan secara berkelanjutan dan masif di seluruh wilayah Manggarai Barat.
Dengan berlangsungnya kegiatan ini, Pemerintah Manggarai Barat berharap para peserta mampu menerapkan hasil pelatihan, meningkatkan kewaspadaan, serta menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam memperkuat budaya keselamatan kebakaran. ***
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







