Meski Kerap Mencaci di Medsos, Oknum Guru di Ruteng Justru Dapat Apresiasi Pastor dan Kepala Sekolah, Netizen Bereaksi

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meski Kerap Mencaci di Medsos, Oknum Guru di Ruteng Justru Dapat Apresiasi Pastor dan Kepala Sekolah, Netizen Bereaksi

Meski Kerap Mencaci di Medsos, Oknum Guru di Ruteng Justru Dapat Apresiasi Pastor dan Kepala Sekolah, Netizen Bereaksi

Wenslaus juga menyebut bahwa langkah tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Sebagai kepala dinas, saya melakukan pembinaan,” ujarnya singkat.

Di lingkungan sekolah, Emiliana juga dikenal dekat dengan rekan kerja. Salah satu guru yang enggan disebutkan namanya menyebut sosok Emiliana sebagai pribadi yang hangat dan penuh kepedulian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bahkan memanggilnya Mama Emi. Beliau sangat dekat dan menganggap kami seperti anaknya sendiri,” tuturnya.

Meski demikian, respons publik di media sosial menunjukkan pandangan yang beragam.

Baca Juga:  Upaya Restorative Justice dalam Kasus Andre Kornasen dan Firman Jaya di Manggarai Timur

Sebagian netizen menilai profesionalitas di sekolah tidak bisa dijadikan pembenaran atas perilaku di ruang publik.

“Guru yang baik bukan hanya datang tepat waktu, tapi juga menjaga sikap dan tutur kata,” tulis akun Leola Ngora.

Komentar lain menyoroti dampak dari unggahan di media sosial yang dinilai dapat merugikan pihak lain.

“Persoalannya adalah tindakan di medsos yang bisa menjatuhkan martabat orang lain. Ini bisa masuk ranah hukum,” tulis akun Adrianus Wandung.

Sementara itu, ada pula yang menilai bahwa penilaian terhadap seorang guru harus mencakup sikap di dalam maupun di luar sekolah.

Baca Juga:  Baru Sebulan Keluar Penjara, Pencuri di Manggarai Barat Nekat Curi Motor Seorang Guru dan 4 HP di Asrama

“Mencaci maki di medsos bukan hal baik. Guru terbaik adalah yang berbuat baik di mana pun,” tulis akun Tafian.

Kasus ini pun menjadi sorotan karena memperlihatkan kontras antara rekam jejak profesional di lingkungan kerja dengan perilaku di ruang digital.

Hingga kini, proses hukum terhadap Emiliana Helni masih berjalan di Polres Manggarai Barat. Publik pun menunggu bagaimana penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Digerebek di Siang Bolong! Dua Pemuda di Labuan Bajo Tertangkap, Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok
Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat
Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun
Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan
Oknum Polisi di Manggarai Barat Dilaporkan ke Propam, Terseret Dugaan Suap Bungkam Media
Diduga ASN Bappeda Manggarai Barat Terlibat Voice Note Kasar Tagih Utang, Publik Murka Gegara Isu Rantenir Viral
Sosok Emiliana Helni: Guru SD di Ruteng yang Pernah Masuk Penjara, Kini Kembali Tersandung Sejumlah Laporan Hukum
Proses Hukum Terus Berjalan, Emiliana Helni Terancam Pidana Berlapis: UU ITE hingga UU PDP Menanti

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:48 WITA

Meski Kerap Mencaci di Medsos, Oknum Guru di Ruteng Justru Dapat Apresiasi Pastor dan Kepala Sekolah, Netizen Bereaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:14 WITA

Tidak Cukup Bukti, Dua Tersangka di Polres Manggarai Barat Bebas dari Jeratan Hukum Kasus Pemalsuan Surat

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:07 WITA

Modus Dikasih Mie Instan, ASN di Manggarai Barat Diduga Cabuli Bocah 10 Tahun

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:13 WITA

Polisi Tangkap Penyelundup BBM Ilegal di Perairan Komodo, 1.480 Liter Minyak Tanah Diamankan

Kamis, 30 April 2026 - 20:40 WITA

Oknum Polisi di Manggarai Barat Dilaporkan ke Propam, Terseret Dugaan Suap Bungkam Media

Berita Terbaru

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT (Gambar: Ilustrasi)

Breaking News

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:38 WITA

Tangis Warga Pecah di Rana Mese, Siswa SD Tenggelam Belum Ditemukan

Breaking News

Tangis Warga Pecah di Rana Mese, Siswa SD Tenggelam Belum Ditemukan

Senin, 4 Mei 2026 - 23:11 WITA