Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Koperasi Obor Mas KCU Labuan Bajo

Kantor Koperasi Obor Mas KCU Labuan Bajo

Tak hanya itu, Manajer KSP Obor Mas Cabang Labuan Bajo, Marianus Bodhe, disebut sempat menjanjikan bantuan pembayaran cicilan kerugian korban menggunakan gaji pribadinya.

“Dulu bilang akan bantu cicil Rp1,5 juta per bulan. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ungkap Lastri.

Lastri juga mengaku sempat mendapat penjelasan bahwa uang tersebut telah dikembalikan ke pihak koperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menuntut Obor Mas karena pada 17 atau 18 Agustus 2024 dia bilang uangnya dikembalikan ke Obor Mas. Manager juga mengiakan itu,” katanya.

Ia menjelaskan, pihak manajemen sempat berjanji melakukan pembayaran bertahap kepada korban.

Baca Juga:  Polantas di Mabar Lakukan Tindakan yang Diduga Melanggar Aturan

“Awalnya janji bayar tanggal 25, lalu mundur lagi ke 10 September. Setelah itu bilang hanya mampu bayar Rp1,5 juta per bulan. Tapi realisasinya hanya Rp3,5 juta,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya delapan nasabah diduga menjadi korban dalam kasus tersebut, yakni Marselina K. Tan, Elsiana S. Ahut, Servirilus Kordi, Afrida J. Iman, Stefanus Sem, Ludgardis G. Ngali, Mekilniana M. Imun, dan Katarina Setia.

Total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Para korban juga menyoroti lambannya penanganan kasus di Polres Manggarai Barat. Meski bukti transfer dan percakapan WhatsApp telah diserahkan sejak 2024, status hukum kasus tersebut belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Baca Juga:  Apa Dasarnya Haji Ramang ini Bertindak Sebagai Fungsionaris Adat Nggorang? Tanya Edu Gunung

Kasus ini pun memunculkan kekhawatiran terhadap kepercayaan masyarakat kepada lembaga koperasi.

“Kalau pegawai memakai nama koperasi untuk ambil uang nasabah, lalu koperasi bilang itu urusan pribadi, masyarakat pasti kecewa,” ujar salah satu korban lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak KSP Obor Mas Cabang Labuan Bajo belum memberikan keterangan resmi.

Tim Info Labuan Bajo sempat mendatangi kantor KSP Obor Mas di Jalan Frans Lega, Labuan Bajo, namun manajer tidak berada di tempat. Konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga belum mendapat jawaban.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham
PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Terapis Pria di Spa Labuan Bajo Diduga Lecehkan Turis, Ending Kasusnya Bikin Kaget
Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat
Uang Puluhan Juta Milik Warga Labuan Bajo Diduga Ditipu KSP Obor Mas, Kasus Sudah 2 Tahun
Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat
Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WITA

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:21 WITA

Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:54 WITA

PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:43 WITA

Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:27 WITA

Terapis Pria di Spa Labuan Bajo Diduga Lecehkan Turis, Ending Kasusnya Bikin Kaget

Berita Terbaru