INFOLABUANBAJO.ID – Kasus kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menghantam sektor pariwisata Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Sejumlah wisatawan yang sudah merencanakan perjalanan wisata laut terpaksa batal berlayar lantaran kapal-kapal tidak mendapatkan pasokan BBM.
Seorang pemandu wisata lokal, Richardus Papo Air, meluapkan keresahannya melalui pesan terbuka yang ditujukan kepada pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa krisis BBM ini bukan kali pertama terjadi, bahkan sudah berulang dari tahun ke tahun, terutama saat musim kunjungan wisatawan sedang ramai.
“Kasus kelangkaan BBM pagi ini terjadi lagi. Saya seorang tour guide, jadi hari ini banyak sekali tamu kami yang komplain dan kemungkinan tidak jadi jalan karena ketiadaan BBM buat kapal-kapal. Dan ini bukan pertama kalinya terjadi di Labuan Bajo, tahun lalu juga demikian,” ungkap Richardus, Senin (18/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, beberapa kapal memang berhasil memperoleh BBM, namun dengan harga yang tidak wajar. Hal itu menimbulkan kecurigaan adanya praktik penimbunan.
“Jangan sampai ini penimbunan BBM. Labuan Bajo kan kota pariwisata yang premium katanya. Tapi kalau kasus-kasus begini tidak bisa diselesaikan, ini sangat mengganggu citra pariwisata,” tambahnya.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







